Setelah Memaki Polisi, Pria Ini Minta Ditembak Mati

oleh -523 views

garudaonline – Siantar | Sejumlah petugas kepolisian di Polres Siantar sempat kesal melihat  seorang pria  marah-marah di depan gerbang pintu masuk Mapolres Siantar. Pasalny, pria yang mengaku mandor bus ini nekad memaki-maki sejumlah petugas Polres Siantar yang sedang bertugas di Mapolres Siantar, Kamis (17/11/2016).

Petugas yang kesal akhirnya mengamankan pria ini. Namun ketika ditanyai, petugas kemudian mengetahui kalau pria ini merupaka  orang kurang waras yang melarikan diri dari Panti Rehabilitasi Mercu Suar, Kita Siantar.

Kejadian unik ini terjadi sekira pukul 11.15 WIB. Pria yang mengenakan kemeja putih dan celana panjang warna hitam dan menenteng tas sandang ini tiba-tiba berteriak-teriak di depan Mapolres Siantar.

Selain memaki-maki setiap orang yang melintas, sambil memegangi sebatang rotan, pria ini juga memaki-maki setiap petugas polisi.

Menyaksikan hal itu, beberapa petugas kepolisian pun mendatangi pria ini dan mengamankannya ke pos penjagaan yang tak jauh dari pintu masuk Mapolres Siantar.

Tak lama kemudian pria yang mengaku petugas di Panti Rehabilitasi Mercusuar datang dan menyatakan kalau  pria itu kurang waras dan melarikan diri dan Pusat Rehabilitasi Mercu Suar di Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Setelah mendengar penjelasan itu, petugas polisi pun mempersilahkan ketiga pria itu membawa pria kurang waras itu ke pantinya.Hanya saja, ketika hendak dibawa, pria ini melawan dan menyatakan kalau dia tidak gila. Bahkan dia mengaku sebagai mandor bus.

Pria ini juga menyatakan lebih baik ditembak mati polisi daripada dibawa kembali ke panti.

“Tembak mati saja aku pak polisi. Aku gak gila.  Aku bukan teroris,”katanya.

Namun petugas kepolisian dan petugas panti akhirnya berhasil memasukkan pria itu ke dalam mobil dan membawanya ke Panti Rehabilitasi Mercusuar. (Js)

Berikan Komentar