Pangdam I/BB: Anggota TNI Aniaya Personel BNN akan Dipecat

oleh -558 views

garudaonline – Medan | Pangdam I/BB, Mayjen TNI Lodewyk Pusung berjanji akan memecat Sertu M, oknum TNI penganiaya anggota BNNK Tanjungbalai, Bripka Darwan Girsang. M juga dianggap telah mencoreng institusi TNI karena diduga menggunakan narkoba.

“Saya akan pecat dia. Catat itu besar-besar,” tegasnya Pangdam usai memimpin apel gelar pasukan pengamanan tahun baru 2017 dan latihan sistem pengamanan (sispam) kota di Lapangan Benteng Medan, Rabu (28/12/2016).

Disinggung mengenai kasus ini, Lodewyk meminta awak media untuk mengikuti perkembangan penyidikannya. Sertu M pasti dipecat karena telah mencoreng kesatuan TNI Angkatan Darat (AD).

“Kamu tunggu saja. Sudah 47 orang yang saya pecat karena kasus narkoba. Sisanya, 124 orang lagi masih menunggu persidangan. Kalau ditambah dia, menjadi 125. Tulis besar-besar, akan saya pecat dia,” tegasnya lagi.

Berdasarkan informasi, Selasa (27/12/2016) malam, personel BNNK Tanjungbalai melakukan razia di KTV Hotel Suranta. Dalam razia tersebut, 14 orang positif narkoba diamankan.

Ketika razia berlangsung, Sertu M yang diduga merupakan tenaga pengamanan hotel datang menemui petugas BNNK Kota Tanjungbalai.

Berdasarkan video yang beredar, M terlihat masuk ke dalam sebuah gedung dengan menggunakan seragam TNI plus topi dan langsung memukuli personel BNNK Tanjungbalai menggunakan besi.

Dari seragam yang digunakan, orang-orang yang diserang secara membabi buta tersebut mengenakan seragam bertulisan BNN. Satu di antara korban bernama Bripka Darwan Girsang terluka di bagian kepala karena dipukul menggunakan besi. Personel BNN beramai-ramai berusaha menenangkan pelaku dan memborgolnya.

Setelah peristiwa itu, petugas POM yang mendapat informasi langsung menjemput Sertu Muhibat hingga kemudian digiring ke Mako Sub POM Kisaran untuk proses lebih lanjut.

Sementara Kepala BNNP Sumut, Brigjen Andi Loedianto mengatakan, akibat pemukulan tersebut anggotanya mengalami luka di bagian wajah. “Saat ini kondisi korban sudah membaik. Sudah dirawat,” kata Andi.

Menurut dia, pelaku nekat melakukan penganiayaan tersebut karena pengaruh narkoba. Setelah urinnya dicek, pelaku terbukti positif memakai narkoba. “Positif menggunakan sabu dan ekstasi,” katanya.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan satu batang besi dan satu pucuk air soft gun.

(g/10)

Berikan Komentar