Pasca Perang Batu di Siantar, Anak SD Dipulangkan

oleh -1.146 views

garudaonline – Siantar | “Horeeee! Kami pulang”. Teriak ratusan anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) sambil berlari menelusuri Jalan Mual Nauli, Kelurahan Siopat  Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, Selasa (15/11/2016) H-1 Pelaksanaan Pilkada Susulan Kota Pematangsiantar.

Pelajar SD itu dipulangkan, pasca bentrok (kericuhan) terjadi disamping sekolah mereka. Persisnya bentrok antar warga pecah  di Jalan Mual Nauli. Meski ketika itu, masih jam 10.30 WIB, namun anak-anak itu harus dipulangkan, untuk menghindari dampak dari kericuhan.

Pantauan Siantar News, pintu gerbang sekolah yang terletak di persimpangan Jalan Justin Sihombing dengan Jalan Mual Nauli itu, ditutup rapat oleh pihak sekolah (guru). Sesekali, tampak dibuka. Ketika dibuka, secara bertahap, ratusan siswa SD dikeluarkan dari sekolah, untuk kembali kerumahnya masing masing.

Pemulangan anak sekolah, mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Siantar, Brimob dan TNI. Para siswa yang rumahnya satu arah menuju rumahnya, dikumpulkan. Lalu dikeluarkan secara serentak, dibawah kordinasi sejumlah guru yang kerap memperhatikan siswanya.

Sejumlah guru yang tidak mau menyebutkan identitasnya mengatakan, pihak sekolah tidak mau mengambil resiko terhadap anak didiknya. Sehingga perlu diselamtakan terlebih dahulu. Karena takut, bentrok kembali terjadi. Apalagi, dua kubu massa yang bertikai, masih berada ditempatnya masing-masing.

Guru lainnya menyebutkan, pihak sekolah berinisiatif memulangkan siswanya dari sekolah, setelah berkordinasi dengan pihak keamanan. Sehingga pemulangan dilakukan, disaat suasana mulai terkendali dan dalam pengawasan aparat keamanan.
Sebelumnya diberitakan ada sekelompok warga berseragam OKP yang mengatasnamakan dirinya Warga Anti Money Politik melakukan demo di Jalan Mual Nauli, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan  Siantar Timur dan berujung perang batu dengan warga sekitar yang merasa terganggu akibat ucapan menggunakan pengeras suara yang dinilai mengganggu kenyamanan suasana minggu tenang diwilayahnya.

Adapun pantauan kru siantarnews.com di lapangan warga yang mengatasnamakan diri sebagai warga tolak money politik menggunakana atribut OKP Masyarakat Pancasila Indonesia, Ikatan Pemuda Karya, FKPPI, dan beberapa orang yang menggunakan atribut partai Golkar.(Sin)

Berikan Komentar