Pelaku Jambret Tewas Dikeroyok Massa di Sunggal

oleh -436 views

garudaonline – Medan | Seorang dari dua pelaku jambret tewas setelah dikeroyok massa tak jauh dari Kafe Pohon, Jalan Sei Belutu, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (14/12) malam. Sementara temannya berhasil melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor.

Pemuda bertato yang belum diketahui identitasnya itu dihajar massa hingga tewas setelah kedapatan merampas dompet seorang wanita bernama Laura Sari Pangaribuan (22) warga Jalan Kopra I, Perumnas Simalingkar, Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan.

“Saat itu korban bersama rekannya Herna Friskila melintas di Jalan Sei Belutu dengan mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba pelaku yang tewas bersama temannya yang juga mengendarai sepeda motor mendekati korban.

Melihat dompet panjang korban, pelaku yang berada di boncengan lalu beraksi untuk mengambil. Berhasil, pelaku membawa kabur dompet panjang milik korban,” kata Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri SIK, Kamis (15/12/2016).

Sadar menjadi korban jambret, sambung Daniel, korban lalu menjerit hingga mengundang perhatian warga dan pengendara sepeda motor lainnya yang melintas di tempat kejadian perkara.

Warga dan pengendara sepeda motor lain langsung mengejar pelaku. Saat dikejar, kedua pelaku terjatuh. Pelaku yang berada di boncengan berhasil ditangkap warga. Sedangkan pelaku lain kabur dengan sepeda motor. Warga yang kesal langsung menghajar pelaku hingga tewas.

“Pelaku meninggal dengan kondisi luka robek di kepala bagian belakang, robek di pelipis mata sebelah kiri, luka memar di mata sebelah kiri, luka koyak di bibir atas bagian dalam, luka gores di leher dan luka tangan sebelah kanan di tangan,” kata Daniel.

Tak lama berselang personel Polsek Sunggal tiba di lokasi kejadian dan menyelamatkan pelaku dari amukan warga yang semakin beringas ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Namun nasib berkata lain. Setelah mendapatkan perawatan medis, nyawa pelaku yang memiliki ciri-ciri tinggi 170 cm, kulit sawo matang, rambut pendek dan tato ditangan sebelah kanan ini tak tertolong lagi. Tim medis menyatakan pelaku meninggal dunia akibat luka dalam yang dialaminya.

Terpisah, Panit Reskrim Polsek Sunggal Ipda Martua Manik SH mengimbau warga yang mengenali pelaku segera mendatangi Polsek Sunggal atau Rumah Sakit Bhayangkara bisa diketahui identitas pelaku ini.

(g/01)

Berikan Komentar