Pemuda 34 Tahun Meregang Nyawa Sebelum Diurut

oleh -1.062 views

garudaonline – Asahan | Belum sempat diurut, warga Pangkalan Brandan Kabupaten Langkat bernama Rahmadsyah tewas di rumah tukang urut pada Minggu (6/11/2016).

Kejadian ini berawal saat Kusnan (65) warga Dusun V Desa Air Teluk, Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan, berprofesi sebagai tukang urut kedatangan pasien yang hendak diurut.

Namun karena masih mengurut pasien lain, Kusnan menyuruh Rahmadsyah menunggu di ruang tamu, sembari menyediakan segelas minuman teh manis

“Tiba-tiba saja belum sempat meminum segelas teh manis, Rahmadsyah mengeluh sakit pada bagian kepala dan tergeletak sembari kejang-kejang. Melihat kejadian itu, Kusnan menjerit minta tolong hingga menggundang perhatian tetangganya,” ujar Kapolsek Air Batu, AKP Martoni, Senin (7/11/2016).

Tetangga Kusnan yakni saksi Wagimin (39) dan Zulkifli (49) melihat Rahmadsyah dalam keadaan kejang-kejang, lalu diduga menghembuskan nafasnya.

Untuk memastikan keadaan Rahmadsyah, salah satu saksi memanggil bidan desa bernama Imel, sehingga dilakukan pemeriksaan medis dan diketahui korban telah meninggal dunia.

Kapolsek menuturkan, salah satu warga selanjutnya melapor ke Polsek Air Batu dan pihaknya lansung turun ke lokasi kejadian, serta menemukan Rahmadsyah sudah tidak bernyawa lagi.

“Korban kita bawa ke RSU HAMS Kisaran guna proses pemeriksaan lebih lanjut mengenai penyebab meninggalnya. Petugas mengamankan barang bukti satu gelas air teh, satu gelas kaca, satu sendok kecil dan satu piring kecil dari gelas kaca,” papar Martoni.

Pihaknya menduga Rahmadysah terkena serangan jantung atau bahasa medis infark miokard, sesuai infomasi diterima dari bidan desa. Sementara Kusnan dan beberapa saksi masih dimintai keterangannya, sembari menunggu hasil medis dari pihak RSU HAMS Kisaran.(BS)

Berikan Komentar