Pencarian Dihentikan, Keluarga Kapal Tenggelam di Asahan Ikhlas

oleh -306 views

garudaonline, Asahan | Tim SAR Gabungan yang terdiri dari TNI AL, Polisi Air, Basarnas, dan nelayan setempat akhirnya menghentikan pencarian korban kapal tenggelam di Perairan Asahan, Jumat (4/11/2016). Tercatat ada dua anak buah kapal (ABK) KM Usaha Damai, yang belum diketahui keberadaannya.

“Operasi pencarian korban sudah dihentikan mulai tadi sore. Kondisi cuaca pun kurang begitu mendukung,” ucap Pasops Lanal Tanjungbalai Kapten Kresna, Minggu (13/11/2016) malam.

Dia mengatakan pihak keluarga sudah mengikhlaskan kedua jenazah dan menerima penghentian pencarian korban kapal tenggelam. Akan tetapi dari pihak terkait dan aparat serta nelayan tetap memonitor untuk jenazah yang belum ditemukan.

“Selama 10 hari, tim sudah menyusuri lokasi pencarian. Dan masih ada dua jenazah yang belum ditemukan. Begitupun pihak terkait tetap memonitor,” pungkasnya.

Sebelumnya, KM Usaha Damai GT 22 No 313 ppa, tenggelam di perairan Asahan, Sumut, sekitar 6 mil arah Timur Lampu Putih ke-2, Jumat (4/11) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Kapal karam setelah dihantam ombak besar di tengah hujan deras dan angin kencang. Akibat kejadian itu, 4 anak buah kapal (ABK) hilang, sedangkan 7 awak lainnya selamat.

Kemudian pada Senin (7/11/2016) pagi dan Selasa (8/11/2016), tim SAR gabungan menemukan dua ABK dalam kondisi tidak bernyawa tak jauh dari lokasi kapal tenggelam. Sehingga, ada dua jenazah yang belum ditemukan. (Fidel)

Berikan Komentar