Pencarian Korban Kecelakaan Kereta di India Berakhir, 146 Tewas

oleh -207 views

garudaonline – Pukhrayan | Tim penyelamat menggunakan bantuan alat berat untuk mengangkat puing logam gerbong kereta yang terguling di Pukhrayan, Uttar Pradesh, India. Pada Senin (21/11) malam, jumlah korban tewas bertambah menjadi 146 orang setelah sejumlah mayat ditemukan di antara reruntuhan gerbong.

Menurut pejabat negara bagian Uttar Pradesh, Debasish Panda, kecelakaan itu menewaskan sedikitnya 146 orang. Sementara tim dokter mengatakan 116 mayat dari korban tewas telah berhasil diidentifikasi.

Petugas polisi setempat Inspektur Jenderal Zaki Ahmad mengatakan sekitar 226 orang terluka, termasuk 76 orang dengan luka serius. Namun tim medis sudah memberikan bantuan pertama dekat lokasi kejadian. Sementara korban luka yang dalam kondisi ebih serius dipindahkan ke rumah sakit.

Sekitar 2.000 pekerja yang membersihkan jalur kereta dan memeriksa kerusakan pada rel, Senin malam. Pejabat kereta api Amit Kumar mengharapkan lalu lintas transportasi kereta dapat kembali berjalan normal. Pemerintah menyerukan penyelidikan apa yang menyebabkan kecelakaan itu terjadi, dan berjanji untuk menghukum siapa pun yang bersalah.

Pada Minggu (20/11), kereta penumpang dengan rute kota Indore dan Patna tergelincir dari rel. Benturan antargerbong ternyata sangat keras sehingga salah satu gerbong bertumpuk di atas gerbong yang lain, serta menghancurkan satu gerbong yang berada di bagian bawah. Para penumpang pun terlempar dari tempat tidur mereka.

Petugas penyelamat, tentara dan anggota pasukan penanggulangan bencana India telah mengevakuasi para penumpang yang terjebak di dalam gerbong. Beberapa gerbong tampak bengkok dan terbalik dekat Pukhrayan, desa di pinggiran Kanpur yang berjarak sekitar 400 kilometer, sebelah tenggara dari New Delhi.

Tim penyelamat menggunakan pemotong las untuk membongkar lempengan logam dan katrol untuk mengangkat gerbong dari rel. Mereka harus melakukannya dengan hati-hati agar tidak melukai orang-orang yang terjebak di dalamnya. Pada Senin sore, mereka telah mengangkat potongan yang terakhir dari 14 gerbong yang hancur dari rel, dan tidak menemukan mayat lagi.

Menurut laporan pemerintah India pada tahun 2012, sekitar 15.000 orang tewas setiap tahun dalam kecelakaan kereta api. Kecelakaan kereta terburuk terjadi pada tahun 1981, ketika kereta api jatuh ke Sungai Baghmati di India utara. Peristiwa itu menewaskan hampir 800 orang.

Perdana Menteri Narendra Modi menulis lewat akun Twitter menyampaikan duka cita atas kecelakaan yang terjadi pada Minggu (20/11). Tahun lalu, dia pernah berjanji untuk menginvestasikan US$ 137 miliar selama lima tahun ke depan untuk memodernisasi jaringan kereta api di India, yang digunakan oleh sekitar 23 juta penumpang per hari.(rtr)

Berikan Komentar