Pencuri Sepeda Motor di Jalan Brigjen Katamso Medan Babak Belur Dihajar Massa

oleh -860 views
Bahari Prima, tersangka pencuri sepeda motor ditangkap dan dihajar massa di depan Kantor Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Jalan Brigjen Katamso, Medan diamankan di Mapolsek Medan Kota.

garudaonline – Medan | Seorang pemuda dihajar massa setelah tertangkap mencuri sepeda motor di depan Kantor Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Jalan Brigjen Katamso, Medan, Sumatera Utara, Selasa (26/4/2017) siang.

Selanjutnya dalam kondisi babak belur, pemuda bernama Bahari Prima (20) warga Jalan Brigjen Katamso Gang Sejahtera, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Kota tersebut diserahkan ke petugas Reskrim Polsek Medan Kota.

Miris, di kantor polisi pemuda pengangguran itu mengaku nekat mencuri sepeda motor karena butuh uang untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu.

“Saya tidak punya pekerjaan, pak. Rencananya kalau berhasil sepeda motor itu akan aku jual dan uangnya untuk beli sabu-sabu dan foya-foya,” aku tersangka di Mapolsek Medan Kota.

Saat beraksi, pria bertato tersebut mengaku tak seorang diri. Dia mencuri bersama temannya, Andika alias Unyil (19) warga Jalan Busi simpang Pelangi, Medan.

Sebelum beraksi, tersangka dan temannya naik sepeda motor berboncengan untuk mencari mangsa. Begitu melihat kesempatan, tersangka dan temannya itu langsung beraksi, namun dipergoki warga hingga diteriaki maling dan dihajar.

Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing menyampaikan, tersangka sempat dihakimi massa hingga babak belur. Tersangka diselamatkan warga Hasbullah Damanik (47), petugas keamanan Kantor Pengolahan Kelapa Sawit yang mengamankannya.

“Saat terjadi amuk massa, salah seorang sekuriti Kantor Kelapa Sawit (Hasbullah) kemudian  mengamankan tersangka dan membawanya ke halaman kantor tersebut. Tak berapa lama, datang seseorang yang mengaku menjadi korban pencurian yang dilakukan tersangka,” terang Martuasah.

Kata dia, petugas Polsek Medan Kota yang mendapat informasi tersebut langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kemudian membawa tersangka ke RS Bhayangkara karena menderita luka serius akibat penghakiman massal.

“Berhubung tersangka mengalami luka serius di  bagian kepala, maka langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk berobat. Setelah itu, langsung dibawa ke Mako (Polsek Medan Kota),” imbuhnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku beraksi bersama Andika alias Unyil  (19), namun berhasil lolos. Bersama tersangka disita barang bukti satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU hitam nomor polisi BK 3221 AGI.

“Untuk korban hingga saat ini belum ada membuat laporan polisi (LP) di Polsek Medan Kota. Seorang pelaku lagi sedang dalam pengejaran,” pungkas Martuasah.

(g/10)

Berikan Komentar