Pencuri Sepeda Motor Tewas Dihajar Massa

oleh -917 views

foto-tewas-dimassa garudaonline РMedan | Seorang dari empat pencuri sepeda motor tewas dihajar massa di Jalan Perkebunan, Medan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Bandit ranmor yang meregang nyawa di RS Bhayangkara Polda Sumut tersebut, Tamba Simanjuntak (35) warga Jalan Mulia Rejo, Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Medan Sunggal.

Dia dihajar massa setelah kepergok mencuri sepeda motor Honda Supra BK 2720 AFQ milik Yusriani di Jalan Purwosari, Kecamatan Medan Timur, Senin (12/12) dini hari.

Saat itu tersangka bersama tiga orang temannya berusaha mencuri sepeda motor korban. Akan tetapi aksi mereka diketahui oleh petugas jaga malam, Erwin Mail Sinaga.

Lantaran sudah ketahuan, ke-4 tersangka langsung kabur melarikan diri. Petugas jaga malam langsung mengejar sembari memberitahukan kepada temannya, Sunardi untuk membantunya melakukan penangkapan.

Mengetahui hal tersebut, Sunardi pun menabrakkan sepeda motornya ke arah para pelaku, namun para pelaku berhasil menghindar dan tetap berusaha melarikan diri.

Sunardi terus mengejar keempat tersangka sembari berteriak, maling. Warga sekitar yang mendengr teriakan itu ikut membantu mengejar para pelaku.

Ketika berada di Jalan Perkebunan, dua orang pelaku terjatuh akibat terjebak lumpur bekas korekan parit dan pelaku yang membonceng kembali mendirikan sepeda motor kemudian melarikan diri meninggalkan Tamba Simanjuntak.

Walau sempat berusaha bangun, namun akibat jalan licin tersangka terjatuh kembali kemudian warga menangkapnya. Warga yang kesal lalu menghajar tersangja hingga sekarat.

Personel Polsek Medan Timur yang mendapat informasi itu langsung turun ke lokasi dan membawa tersangka ke RS Bhayangkara. Namun setelah beberapa jam dirawat, tersangka menghembuskan nafas terakhirnya lantaran mengalami luka yang cukup serius di wajah dan kepalanya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu M Ainul Yaqin ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut.

“Ya benar tersangka sempat dirawat di rumah sakit, namun nyawanya tak dapat tertolong,” ungkapnya.

Yaqin menambahkan jika pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut tentang kasus tersebut.

(g/10)

Berikan Komentar