Penembak Ahli Reparasi Senjata di Medan Gunakan Pistol Pabrikan

oleh -607 views
Kepala Labfor Polri Cabang Medan, Kombes Pol Wahyu Marsudi

garudaonline – Medan | Tim Laboratorium Forensik Polri Cabang (Labforcab) Medan telah melakukan uji balistik terhadap anak peluru yang didapat di lokasi penembakan ahli reparasi senjata, Indra Gunawan alias Kuna (43) di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat.

Dari hasil uji balistik, Tim Labforcab Medan menyimpulkan bahwa pelaku penembakan menggunakan senjata api (senpi) laras pendek (pistol) pabrikan, bukan rakitan.

“Untuk hasil olah TKP kemarin, dari pemeriksaan anak peluru yang didapat adalah peluru yang bersarang di tubuh korban berasal dari senjata api pabrikan, bukan rakitan,” kata Kepala Labfor Polri Cabang Medan, Komisaris Besar Polisi (Kombes) Pol Wahyu Marsudi, Jumat (20/1/2017).

Mantan Kepala Bidang (Kabid) Balmetfor Puslabfor Bareskrim Polri ini juga memastikan bahwa senjata yang digunakan dua orang tak dikenal (OTK) itu adalah jenis senjata api genggam, bukan laras panjang.

Namun Wahyu belum dapat memastikan apakah senjata tersebut buatan PT Pindad atau bukan. Pasalnya, pihaknya tidak menemukan selongsong di tempat kejadian perkara (TKP).

“Kesimpulan belum sampai ke arah sana, karena yang ada label Pindad itu ada pada selongsongnya, sedangkan selongsongnya tidak kami temukan di TKP bagaimana kami bisa memastikan itu buatan Pindad atau bukan.

Kita tidak boleh kira-kira, yang jelas dari barang bukti anak peluru kita temukan fakta ada uliran, galangan dan dataran yang merupakan khas pabrikan. Termasuk dari dimensinya, merupakan senjata genggam bukan laras panjang,” terang Kombes Wahyu.

Seperti diketahui, Kuna tewas dengan 1 luka tembak di bagian dada kiri dekat ketiak. Dia ditembak OTK bersepeda motor di sekitar Toko Kuna Air Rifle & Air Soft Gun miliknya di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat itu, Rabu (18/1/2017) sekira pukul 08.30 WIB.

(g/01)

Berikan Komentar