Perampok Spesialis Penumpang Angkot Roboh Ditembak Polisi

oleh -908 views
Tersangka perampok spesialis penumpang angkot (buka baju) sesaat setelah ditangkap dan ditembak personel Reskrim Polsek Patumbak, Polrestabes Medan.

PERAMPOK DI DORgarudaonline – Medan | Seorang anggota sindikat perampok spesialis penumpang angkutan kota (angkot) roboh ditembak personel Reskrim Polsek Patumbak di kawasan Jalan Sisingamangaraja Simpang Amplas, Medan, Sumatera Utara, kemarin.

Kapolsek Patumbak, Kompol Afdhal Junaidi SIK mengatakan, tersangka Lambok Napitupulu (38) warga Kampung Pardomuan Simpang Kawat, Kabupaten Asahan ini terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

“Tersangka berusaha menyerang petugas dan hendak melarikan diri sehingga kita berikan tindakan tegas. Saat ini tersangka telah kita bawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan,” kata Kompol Afdhal Junaidi SIK didampingi Kanit Reskrimnya AKP Ferry Kusnadi SH, Selasa (17/1/2017).

Dari tangan pria bertato ini, sambung Afdhal, pihaknya menyita sejumlah barang bukti seperti sebilah pisau putih gagang besi, satu tas sandang warna hitam, selembar kartu anjungan tunai mandiri (ATM) milik korban dan selembar kartu tanda penduduk milik korban.

Menurut Afdhal, aksi perampokan tersangka dilakukan pada Sabtu (14/1/2017) sekira pukul 22.00 WIB di Simpang Amplas, Medan. Saat itu korban, Surya Dharma bersama temannya Andreas Sihombing saat turun dari bus umum.

“Kedua korban lantas melanjutkan perjalanan dengan menggunakan jasa angkot di Simpang Amplas dan pada saat di dalam angkot, korban ditodong dengan pisau oleh tersangka dan dua lagi temannya yang masih kita kejar.

Setelah menodong korban, tersangka dan dua orang temannya langsung merampas barang dan uang milik korban lalu kabur. Sementara korban saat itu juga melapor ke Polsek Patumbak,” terang Afdhal.

Empat hari melakukan penyelidikan, tambah Afdhal, pihaknya berhasil mengidentifikasi ketiga tersangka dan berhasil menemukan seorang dari bandit jalanan itu di Jalan Persatuan Simpang Amplas, Medan.

Tanpa banyak membuang waktu, polisi langsung melakukan penangkapan. Namun pada saat akan ditangkap, tersangka Lambok Napitupulu melakukan perlawanan dengan cara menyerang personel Reskrim Polsek Patumbak sehingga kaki kirinya ditembak.

“Saat diinterogasi, tersangka ini mengaku sudah 10 kali melakukan aksi perampokan terhadap penumpang angkot. Rata-rata kelompok tersangka ini beraksi di seputaran Amplas dan Jalan Sisingamangaraja.

Target operasi (TO) mereka adalah penumpang yang datang dari luar kota. Biasanya, kelompok ini beraksi tiga orang. Satu sudah kita tangkap, dua lagi masih kita kejar,” ujar Perwira Menengah (Pamen) Polri jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 2005 ini.

(iwan)

Berikan Komentar