Polda Sumut Bantah Isu Kerusuhan di Siantar Jelang Pilkada

oleh -549 views
Kombes Pol Rina Sari Ginting

garudaonline, Medan | Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) membantah isu kerusuhan di Kota Pemantangsiantar jelang Pemiliha Kepala Daerah (Pilkada).

Polisi memastikan situasi dan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kota Pematangsiantar aman terkendali. Tidak ditemukan aktivitas warga masyarakat yang ingin mengganggu kondusifitas di Kota Siantar.

“Tidak ada rebut, aman terkendali. Semuanya kondusif,” kata Kepala Bidang (Kabid) Polda Sumut, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Rina Sari Ginting melalui telepon seluler, Selasa (15/11) sore.

Menurut Rina, Polda Sumut dan jajaran Polres terdekat telah mengerahkan kekuatan untuk fokus pengamanan pilkada Siantar. Sejumlah pejabat utama Polda Sumut juga telah siaga di Kota Siantar untuk mengawasi pelaksanaan pilkada agar berjalan aman dan lancar.

“Tidak ada rusuh, para pejabat utama di sini (Siantar), kok. Pak Kapolda juga besok ke sini (Siantar),” ujar Rina yang mengaku sudah berada di Pematangsiantar.

Disinggung soal adanya dugaan jual beli C6 (bukan undangan untuk memilih, melainkan sebagai salah satu sarana sosialisasi kepada para pemilih), Rina mengaku mendegar informasi tersebut. Dia memastikan pihaknya sedang melakukan penyelidikan sebagai langkah antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Memang informasi itu ada kita dengar dan sekarang sedang kita telusuri. Kita akan tetap berupaya pilkada ini berlangsung aman dan damai. Kita sudah lakukan langkah-langkah antisipasi (maksudnya kerusuhan),” tukasnya.

Sementara ditanya tentang jumlah personel kepolisian yang ditempatkan di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) pilkada Siantar, Rina belum bisa memastikan, karena belum memperoleh data akurat. “Saya masih menunggu data rencana pengamanan (Renpam),” pungkasnya. (g/10)

Berikan Komentar