Polisi Tembak Dua Otak Pelaku Kaburnya Tahanan Polsek Percut Seituan

oleh -719 views
Ini 6 tahanan Polsek Percut Seituan yang kabur dan berhasil ditangkap kembali oleh tim gabungan Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Percut Seituan. Dari 6 yang ditangkap, 2 di antaranya (kiri) ditembak karena merupakan otak pelaku.

garudaonline – Medan | Personel Reskrim Polsek Percut Seituan bersama Satreskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus 6 dari 12 tahanan yang kabur. Petugas terpaksa menembak dua tahanan yang merupakan otak pelaku pelarian dari Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polsek Percut Seituan.

“Dua dari enam tahanan kabur bernama Abdi Lubis dan Dika Andrian terpaksa ditembak pada bagian kaki. Sebab, saat akan ditangkap melakukan perlawanan,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho di Mapolrestabes Medan, Selasa (3/1/2016).

Dia mengatakan Abdi Lubis dan Dika Andrian yang merencanakan pelarian itu. Abdi Lubis sempat melarikan diri bersama istri dan ketiga anaknya ke Kota Dumai. Sedangkan Dika Andrian ditangkap ketika tengah tidur di kediaman temannya di daerah Labuhanbatu Utara.

“Pelariannya berhasil digagalkan setelah petugas yang mengetahui keberadaa mereka langsung melakukan pengejaran dan penangkapan. Kemudian petugas menangkap empat pelaku lainnya Agus Ramadani, Novi Andri Syahputra, Mhd. Fadil Lubis, Abdul Imam Akbar, di lokasi berbeda,” bebernya.

Sandi menambahkan saat ini masih ada enam tahanan kabur lainnya yang belum diketahui keberadaannya. Dia mengimbau kepada para tahanan yang masih kabur untuk menyerahkan diri. Apabila hingga kurun waktu yang ditentukan tidak menyerahkan diri akan diberikan tindakan tegas.

“Kita imbau kepada para tahanan yang masih buron untuk menyerahkan diri. Apabila nantinya imbuan itu tidak diindahkan akan diberikan tindakan tegas. Keberadaan pelaku lain masih di petakan karena kita sudah bentuk 12 tim. Target secepatnya tertangkap,” ucapnya.

Seperti diketahui, 12 orang tahanan kabur dari Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polsekta Percut Sei Tuan pada Jumat (30/12/2016). Berdasarkan rekaman CCTV, para tahanan kabur pada pukul 04.50 WIB. Ke 12 tahanan ini melarikan diri saat petugas piket sedang tertidur.

Empat petugas piket pada saat kejadian adalah Aiptu A Manurung dan Brigadir Putra Surbakti, serta petugas piket SPKT Bripka C Lubis dan Bripka CH Naibaho.

Para tahanan memanfaatkan situasi dengan cara menggergaji jeruji besi ventilasi ruang tahanan. Petugas baru mengetahui ada tahanan kabur setelah menghitung jumlah tahanan di Polsek Percut Seituan sekitar pukul 06.30 WIB.

(fidel)

Berikan Komentar