Polsek Delitua Tangkap Pelaku Tabrak Lari Siswa SMA Budi Insani

oleh -619 views
Pelaku tabrak lari siswa SMA Budi Insani (kanan) diamankan polisi
Siswa SMA Budi Insani, korban tabrak lari tewas.
Siswa SMA Budi Insani, korban tabrak lari tewas.

 garudaonline – Medan | Polsek Delitua berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan siswa Kelas 1 SMA Budi Insani, Jalan Luku 3 No 33 Simpang Kuala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, sekaligus menangkap pelakunya.

Tersangka Readyeven Panjaitan (34), pengendara sepeda motor BK 4418 AAT ini dicokok polisi dari kediamannya di Jalan Pintu Air IV Gang Marsada No 13, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Selasa (20/12/2016) sekira pukul 15.00 WIB.

Dari rumah tersangka, polisi menyita barang bukti satu unit sepeda motor Honda BK 4418 AAT milik tersangka dan sepeda motor korban Honda BK 4692-ABD berikut Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK).

“Kasus tabrak lari ini terjadi di Jalan Pintu Air 4 Simpang Gang Pembangunan, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Rabu (14/12/2016) sekira pukul 22.30 WIB lalu,” kata Kapolsek Delitua, AKP Wira Prayatna SH SIK, Kamis (22/12/2016)

Saat itu, sambung Wira, korban Difa Indri S (18), pelajar SMA Budi Insani, warga Jalan Bunga Rampai Lingkungan II No 4 Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan mengendarai sepeda motor Honda BK 4692-ADB melintas di Jalan Pintu Air 4 dari arah Utara menuju Selatan.

“Setibanya di Simpang Gang Pembangunan, tiba-tiba tersangka merubah arah ke kanan sehingga terjadi sentuhan antara bagian roda depan sebelah kanan sepeda motor tersangka dengan bagian roda depan sepeda korban.

Akibatnya, sepeda motor korban dan tersangka terjatuh mengakibatkan korban meninggal di lokasi kejadian. Setelah kejadian tersangka langsung kabur,” ujar Wira.

Pasakejadian, personel Polsek Delitua langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil keterangan saksi, CCTV di jalan sekitar TKP dan lain sebanaginya, polisi berhasil mengidentifikasi tersangka.

“Setelah tersangka diketahui, anggota lantas melakukan penangkapan. Rencana tindak lanjut kami selanjutnya, melengkapi alat bukti dan mengirim berkas perkaranya ke jaksa penuntut umum (JPU),” pungkas Wira.

(g/01)

Berikan Komentar