Punggug Ditepuk, Betor Dilarikan Penumpang

oleh -313 views
Korban didampingi istrinya saat membuat laporan pengaduan ke Mapolsek Delitua, Rabu (19/10).

garudaonline, Medan | Dengan wajah lusuh, ditemani istri dan anaknya, Rinaldi (37) warga Desa Klambir V Binjai mendatangi Polsek Delitua untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya, Rabu (19/10).

Korban mengaku telah menjadi korban hipnotis hingga becak bermotor (betor) nomor polisi BK 1039 RC miliknya dilarikan penumpangnya di kolam pancing Kwala Bekala, Medan Johor. ‬

‪Dalam laporannya, korban menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban sedang menunggu penumpang di Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia tidak jauh dari Millenium Plaza.

Dia didatangi pria tegap mengenakan jaket hitam dan meminta korban mengantarkannya ke kawasan Simalingkar B, Medan Johor dengan alasan hendak menjemput televisi dan kulkas yang dibelinya dari seseorang.

Karena diiming-iming ongkos sebesar Rp70 ribu, korban menurut.‬ Setelah korban tiba di Simpang Kwala Bekala Medan Johor, korban sempat dibawa berkeliling tanpa memberitahu alamat yang dituju.

“Aku sempat curiga bang, karena aku sempat dibawa keliling-keliling. Setelah aku tanya, barulah dikasi tahunya,” terang korban.

Selanjutnya, pria tersebut membawa korban ke kawasan kolam pancing Jaka di daerah Kwala Bekala, tidak jauh dari Yayasan Al Ashar Medan.

Setelah berhenti, pelaku bukannya mengambil barang-barang yang dimaksud, korban malah didatangi seorang pria diduga komplotan pelaku. Korban diajak kedua pelaku ngobrol.

Beberapa menit kemudian, kata korban, seorang pelaku menepuk-nepuk punggungnya hingga membuatnya linglung. Lima menit berselang, korban tersadar betor miliknya telah dibawa kabur pelaku.‬

‪”Aku dibawanya ke tempat sepi. Rupanya teman dia mendatangi aku. Aku diajak ngobrol, baru punggungku ditepuknya bang. Kayak orang bodoh aku, seperti dihipnotisnya aku bang,” kata korban.‬

‪Setelah mendengarkan keterangan korban, petugas SPK  kemudian menyarankan korban untuk kembali mengambil surat-surat kelengkapan betornya untuk proses penyelidikan selanjutnya dan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP). (g/10)

Berikan Komentar