Salah Pilih Sasaran, Maling Roboh Dikarate Pemilik Rumah

oleh -290 views

garudaonline – Medan | Sujono alias Jono (42), pria pengangguran warga Jalan Marindal 1, Gang Sedulur, Desa Marindal, Kecamatan Patumbak, rubuh dikarate Toni Hariadi (36) yang tak tetangganya sendiri.

Pasalnya, Selasa (18/10) dini hari, Toni kebetulan tengah terlelap tidur di kamarnya bersama keempat orang anaknya. Karena merasa sempit, Toni pun pindah tidur di kamar anaknya. Alangkah terkejutnya Toni ketika melihat sesosok orang berpenutup kepala sudah berada di kamar anaknya itu.

Tanpa basa-basi, Toni pun memasang jurus karate. Perkelahian tak seimbang pun terjadi. Namun, masih sekali tendangan dan sekali pukulan, si Jono pun rubuh dan meminta ampun.

“Jadi sebelum tidur, saya main-main dulu sama anak-anak saya. Sekitar jam setengah 3-an pagi, tidurlah kami. Jadi kan sempit saya rasa, terus saya pindah di kamar anak saya. Pas saya buka pintu, kok saya tengok ada orang di kamar anak saya. ‘Mainlah’ kami,” ujar Toni menirukan perkataan Jono kepada wartawan di Mapolsek Patumbak.

“Syukurnya ada lah ilmu bela diri saya. Kalah dia, habis itu dia ngaku kalau dia itu Jono, tetangga saya. Ini aku, Bang, Jono tetangga abang. Gitu katanya,” imbuhnya.

Toni melanjutkan, saat ditanya barang-barang apa yang sudah digondolnya, Jono mengaku dia telah mengambil 1 unit laptop dan 1 unit ponsel. “Laptop sama ponsel yang diambilnya sudah dibawa ke rumahnya,” tuturnya.

Meski begitu, lanjut Toni lagi, dia curiga kalau Jono dibantu orang lain dalam membobol rumahnya.

“Waktu kutanya dia (Jono), dia ngakunya sendirian. Tapi saya enggak percaya. Enggak mungkin dia sendiri, pasti ada kawannya itu yang bantu melansir barang-barang yang dicurinya. Mungkin nanti di depan polisi, mudah-mudahan ngaku dia,” bebernya.

Tono menjelaskan, Jono masuk ke rumahnya melalui jendela yang dicongkelnya dengan obeng. “Masuk dari jendela dia. Dicongkelnya pakai obeng,” sebutnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Tersangkanya masih kita periksa, masih kita kembangkan,” katanya.(KR)

Berikan Komentar