Satpol PP Samosir Tertibkan Babi dan ASN

oleh -836 views

garudaonline – Samosir | Imbauan Bupati Samosir, Rapidin Simbolon saat Pimpin Apel Pagi yang mengatakan agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan ternak yang berkeliaran dan keberadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di warung-warung saat jam kerja, langsung ditanggapi oleh Kasat Pol PP Krimson Malau.

Melalui Kasesi Pembinaan dan Penyuluhan, Medi Saragi kepada wartawan pada Senin (14/11), disebutkan pihaknya akan rutin dan terus menertibkan ternak dan ASN yang bolos saat jam kerja,

“Satpol PP secara rutin akan terus menertibkan ternak yang berkeliaran dan ASN di warung-warung pada saat jam kerja. Itu memang sudah tugas kami.
Kita akan terus cros cek di lapangan dan intinya adalah kesadaran masyarakat pemilik ternak dan ASN itu sendiri,” katanya.

Hanya saja kata Medi, pihaknya sebatas menertibkan. Pada sisi lain, warga juga harus mau diajak kerja sama dengan tidak melepas liarkan ternaknya.

Warga kata dia, lebih pintar karena mereka melepaskan ternak pada dini hari sekitar pukul 01.00 Wib dan kembali memasukkan ke kandang pukul 06.00 Wib. “Sudah banyak laporan dari warga kepada kita.Mereka resah dengan keberadaan ternak yang berkeliaran,” katanya.

Ditambahkan, perlu peningkatan Perda 26 Tahun 2006, karena jika ditertibkan pun dalam 2 x 24 Jam mereka sangat gampang untuk menebusnya.
“ASN yang bolos saat jam kerja itu juga kesadaran dari diri kita masing-masing. Kalau kita sudah tau di warung saat jam kerja melanggar aturan kenapa kita lakukan? Ini juga masalah kedisiplinan,” ujarnya.

Disebutkannya, beberapa hari lalu pihaknya juga sudah tertibkan sejumla ASN, dibina dan disurati Kepala SKPD terkait untuk memberikan sanksi.
Bupati juga sudah melayangkan surat edaran nomor 713/1192/ORTA/V/2016 perihal peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kalau ada warga yang menemukan ASN yang nakal, agar segera dilaporkan,” pungkasnya”

Di tempat berbeda, salah satu warga Pangururan, E Simbolon (46) mengatakan perlunya pemerintah tegas dalam memberikan sanksi kepada ASN yang melanggar aturan.
“Kalau pengen kinerja di Pemkab Samosir berlangsung dengan baik, pemerintah harus ketat, tegas dan disiplin memberikan sanksi. Jangan ada intervensi antara atasan dan bawahan. Agar ada efek jera kepada ASN yang bandal. Unang adong be holanna di kode-kode mar dam batu i,” cetusnya. (Sgr)

Berikan Komentar