Tabrakan Maut di Binjai Dua Tewas, Tubuh Sopir Terbelah Dua

oleh -2.104 views

garudaonline – Binjai | Kecelakaan yang berujung maut kembali lagi terjadi di Kota Binjai, Sumatera Utara. Kali ini, antara mobil penumpang (bus) Murni jurusan Medan – Pengkalan Susu BL 7343 FL dengan truk pengangkut pupuk BK 8929 BR di Jalan Baru Megawati, Kelurahan Sumber Karya, Minggu (9/10/2016) malam.

Sopir bus Murni, belum diketahui namanya tewas seketika. Bahkan, tubuhnya terbelah dua, setelah terjepit usai menghantam sebelah kiri truk pengangkut pupuk tersebut.

Tidak hanya sopir, Adi (30) warga Stabat, Kabupaten Langkat, yang duduk di sebelah supir juga ikut tewas saat menjalani perawatan di rumah sakit Latersia, Binjai. Awalnya, bus Murni dengan tujuh penumpang tersebut melaju dari Medan menuju Pangkalan Susu. Walau hujan deras, tidak membuat sopir untuk berhati-hati.

Setibanya di lokasi, sopir tidak melihat truk yang berhenti karena tidak menggunakan tanda -tanda di sebelah kanan jalan. Akibatnya, bus Murni langsung menghantam belakang sebelah kiri truk yang ditinggalkan sopirnya itu.

Seketika sopir tewas di tempat karena kerasnya benturan bus dengan truk. Bahkan, tubuhnya terbagi dua. Pinggang ke kaki dan tubuhnya terpisah saat akan dievakuasi. Semua penumpang bus dilarikan warga ke RS Latersia.

Unit Laka Lantas Polres Binjai yang mendapat informasi langsung terjun ke lokasi dan melakukan olah TKP. Kapolres Binjai AKBP MR Salipu SIK MSi menjelaskan saat ini pihaknya masih mencaritahu identitas supir truk yang tewas tersebut.

“Kami masih menyelidiki siapa nama sopir, karena tidak ada identitas yang tinggal,” kata Kapolres. Saat ini, pihaknya sudah mengamankan bus Murni dan truk yang kecelakaan. “Beberapa pasien mengalami luka berat dan masih dirawat di rumah sakit. Supir masih di ruang jenazah RS Djoelham,” pungkas AKBP MR Salipu.

Penumpang bus Murni yang masih dirawat Suhelmi (20), Purwadi (41), Hermanto (40) dan Suprianto (33) warga Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat serta Suwarno (35), Nurjannah (56), Edy Suprapto (57) dan Windi Desiva (25) warga Medan.(Zul/BS)

Berikan Komentar