Tabung Gas Bocor, Sekeluarga Terbakar di Tebingtinggi

oleh -599 views

garudaonline – Tebingtinggi | Kurang hati -hati ditambah ruangan dapur yang kecil dan sempit disertai ventilasi yang berukuran kecil membuat duka buat satu keluarga di Jalan Pulau Irian Lingkungan IV Kelurahan Persiakan, Kota Tebingtinggi.

Pasalnya, sebuah tabung gas berukuran 12 kg mengalami kebocoran tanpa diketahui pemilik rumah. Lalu menghidupkan kompor gas itu dan secara cepat api memenuhi ruangan, hingga membakar 4 orang yang berada di dalam dapur.

Hal inilah dialami korban Muhammad Rasyid (60), adik iparnya Nuriati (40) beserta 2 orang cucunya masing-masing Tifani Bebi Kasafani (5) dan Ozin Alghazali (3) merupakan yang terparah mengalami luka bakar. Keempatnya mengalami luka bakar 35 persen dan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

Kejadian itu terjadi pada Sabtu (5/11/2016) sekira pukul 16.00 WIB. Saat itu Rasyid dan ketiga korban lainnya sedang berada di . dalam rumah. Tiba-tiba saja dirinya mencium aroma gas yang keluar dari dalam dapur rumahnya.

Curiga dengan bau gas tersebut, Rasyid pun jalan menuju dapur untuk melihat tabung gas yang lagi bocor. Lalu korban pun membuka pintu rak tempat diletakkannya tabung gas berwarna biru tersebut.

Setelah mengeluarkan tabung gas berukuran 12 kg tersebut, korban pun yang kala itu diikuti 2 orang cucunya yakni, Tifani Bebi Kasafani, Ozin Alghazali dan adik iparnya yang berada di depan pintu dapur.

Lalu korban pun mencoba untuk mengganti karet pada ujung tabung gas tersebut. Usai mengganti karet tabung dan kembali memasangkan selang regulator. Rasyid mencoba untuk mengetes atau mencoba menghidupkan kompor gas. Dirinya tak sadar kalau aroma gas masih berada didalam ruangan dapur yang begitu sempit.

Saat dirinya memutarkan pematik pada kompor gas tersebut, langsung saja api yang keluar dari pematik kompor langsung menyambar gas yang masih mengumpul di dalam ruangan dapur. Selanjutnya menyambar tubuh korban, beserta 2 orang cucunya.

Api juga menyambar celana Nuriati yang saat itu sedang berada di dekat pintu dapur. Kontan saja Rasyid langsung menarik kedua cucunya keluar dalam keadaan baju telah terbakar diikuti adik iparnya Nuriati.

Tetangga korban yang melihat kejadian itu berusaha untuk memadamkan api yang membakar baju keempat korban. Lalu melarikannya ke RS Bhayangkara Tebingtinggi.

Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara, Kompol Rommy S mengatakan, keempat korban luka bakar hingga kini masih dalam perawatan medis dan telah mendapatkan penanganan secara serius.

Kabid Dokes Polda Sumatera Utara (Poldasu) Kombes Pol Setyo P menyempat diri untuk melihat langsung kondisi keempat pasien. Dirinya juga memberikan motivasi agar keempatnya bisa sabar menghadapi musibah itu.(Het)

Berikan Komentar