Waspada! Ombak 3 Meter Ancam Nelayan

oleh -511 views

garudaonline – Medan | Warga Sumatera Utara, khususnya di wilayah, Nias, Sibolga, Asahan, Batubara, Tanjungbalai, Labuhanbatu, Labura dan Labusel, diminta lebih waspada karena hingga akhir November 2016 curah hujan masih tetap tinggi. Selain curah hujan yang tinggi, para nelayan juga diminta untuk berhati-hati karena gelombang laut juga bisa mencapai 2 meter hingga 3 meter.

Itu sesuai keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan. Pihak BMKG memprediksi kota Medan masih dilanda hujan hingga akhir November nanti. Bahkan, hujan juga melanda sejumlah daerah lainnya yang termasuk di provinsi Sumut.

Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan Sunardi mengungkapkan, secara umum potensi hujan di Medan memang masih tinggi. Namun, masih diselingi cuaca panas.

“Kondisi cuaca ini timbul karena adanya tekanan (udara) rendah di Laut Cina Selatan dan Samudera Pasifik. Kemudian, daerah konvergensi dan Kalimantan hingga Papua. Oleh karenanya, kondisi ini membuat pertumbuhan awan hujan di Indonesia termasuk di Sumut (Medan),” ujar Sunardi yang dihubungi Senin (7/11/2016).
Menurut dia, selain di Medan, hujan juga terjadi di daerah pegunungan Sumut, seperti di Tanah Karo, Tapanuli Tengah, Padang Lawas Utara, Padang Lawas Selatan dan beberapa daerah lainnya.

“Hujan yang akan terjadi diperkirakan pada sore dan menjelang pagi hari. Untuk intensitasnya, masih dalam kategori ringan hingga sedang,” jelas Sunardi.

Disebutkan, hujan yang terjadi pada bulan ini juga disertai angin. Namun, kecepatan angin masih terbilang normal antara 15 knot hingga 20 knot. Sementara untuk tinggi gelombang mencapai 2 meter hingga 3 meter, terjadi di Pantai Timur dan Pantai Barat, terutama di perairan Nias-Sibolga.

“Masyarakat diharap mewaspadai banjir karena intensitas hujannya kemungkinan setiap hari ditambah padatnya penduduk sehingga volume air hujan sudah ‘jenuh’ atau berpotensi banjir,” tandasnya. (dtc/int/NT)

Berikan Komentar