Persidangan Berlangsung 10 Menit, Kuasa Hukum Kompol Fahrizal Sebut Ada Fakta Hilang

oleh -1.614 views

garudaonline, Medan: Kompol Fahrizal, terdakwa yang menembak mati Jumingan adik iparnya sendiri kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Senin 15 Oktober 2018. Persidangan eks Wakapolres Lombok Tengah ini hanya berlangsung selama 10 menit.

“Kalau surat keterangan sakit jiwa itu benar, tapi kami meminta saksi ahli dokter jiwa yang bersangkutan harus dihadirkan,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan dalam sidang beragenda tanggapan JPU terhadap eksepsi terdakwa di Ruang Kartika, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (15/10/2018) sore.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Deson Togatorop itu, JPU mengaku telah menerima surat medis sekaitan penyakit yang diderita terdakwa dari Klinik Utama Bina Atma pada 5 Agustus 2014 dan berkelanjutan hingga 11 April 2016, dimana dokter yang merawat adalah dr Mustafa M Amin dan dr Vita Camelia.

Usai mendengar tanggapan JPU, hakim menunda persidangan pada pekan depan dengan agenda putusan sela pada 22 Oktober mendatang.

Sayangnya, selepas sidang, JPU Randi Tambunan enggan memberikan komentar kepada wartawan. Ia langsung bergegas masuk ke dalam mobil Fortuner hitam yang sudah menunggu di depan pintu masuk PN Medan. Kompol Fahrizal juga turut berada di dalam mobil itu, duduk di belakang dengan pengawalan dua personel berpakaian dinas.

Sementara, Julisman selaku Tim Penasehat Hukum terdakwa seusai sidang mengatakan JPU sendiri telah mengakui bahwa terdakwa mengalami gangguan jiwa.

“Jadi ada fakta yang hilang dalam dakwaan JPU kalau terdakwa pernah dirawat dan mengalami gangguan jiwa berat. Tapi di sidang tadi sudah diakui oleh JPU makanya untuk kewenangan (sidang ini dilanjutkan atau tidak) itu adalah hak nya majelis hakim. Artinya JPU bukan sepakat tapi memang itulah faktanya yang dialami terdakwa. Kami tidak pesimis tapi harapan kami hakim menerima eksepsi kami,” tandas Julisman.

Diketahui, penembakan itu terjadi pada Rabu, 4 April 2018, sekitar pukul 19.30. Saat itu, Fahrizal bersama istrinya mengunjungi ibunya yang baru sembuh di kediaman ibunya di Jalan Tirtosari, Medan. (voshkie)

 

Berikan Komentar