Pertikaian Keluarga Karo Karo dan Tarigan Dimediasi Polsek Kutalimbaru

oleh -922 views
mediasi

garudaonline – Medan | Polsek Kutalimbaru, Medan, Sumatera Utara menggelar mediasi atau problem solving (penyelesaian masalah) antara keluarga Riwandha Adi Putra Karo Karo dan Sastrawan Tarigan di Ruang SPK Markas Polsek Kutalimbaru, Kamis (27/7/2017.

Proses pengikutsertaan pihak ketiga dalam penyelesaian suatu perselisihan sebagai penasihat ini dipimpin langsung Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH dan Kanit Binmas Ipda Zulkarnain.

Pertemuan juga dihadiri Kades Kutalimbaru Suria Tarigan, Kadus II Desa Kutalimbaru Indra Tarigan, Kadus III Hasil Sangapta Sitepu, 17 orang warga, dan pihak yang bertikai, Riwandha Adi Putra Karo-Karo (korban), Santo Tarigan (terlapor), Sastrawan Tarigan (terlapor), dan Samaria Aritonang (terlapor).

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH dalam pertemuan tersebut menyarankan agar permasalahan yang tengah dihadapi kedua belah pihak tidak sampai ke pengadilan karena di antara mereka masih bersaudara.

Begitu juga dengan Kades Kutalimbaru Suria Tarigan. Ia juga menyarankan kepada warganya itu untuk tidak memperpanjang dan menyelesaikan masalah mereka dengan damai dan tidak mengungkit masalah yang lama-lama.

Setelah mendapat saran dari Kapolsek dan Kades Kutalimbaru, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Di hadapan Kapolsek dan Kades Kutalimbaru serta masyarakat yang hadir, pihak yang bertikai saling bermaafan dan salam-salaman.

“Antara ibu pelapor bernama boru Tarigan dan ayah terlapor bernama Targan adalah kakak-adik. Pada tahun 2012 ada permaslahan pembagian warisan rumah orang tua mereka, almarhum P Tarigan dan ibu Ng br Ginting yang sampai sekarang ini belum tuntas.”

“Gara-gara itu, di antara keluarga bermusuhan dan puncaknya pada Senin (15/5/2017) terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh Santo Tarigan Cs kepada Riwandha Adi Putra Karo Karo di Dusun II Desa kutalimbaru.”

“Kasusnya oleh korban telah dilaporkan ke Polsek Kutalimbaru dan sudah kami proses. Namun karena mereka masih keluarga sangatlah tidak pantas kalau kasus ini dikembangkan sampai ke pengadilan. Kemudian bersama kades, kadus dan masyarakat, pertiakan mereka coba kami mediasi.”

“Hasilnya mereka menyetujui saran kami dan bersedia menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. Mereka sudah berdamai dan saling bermaafan. Pihak terlapor juga bersedia memberikan uang perobatan kepada korban,” kata Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH.

(g.01)

Berikan Komentar