Pesulap India Tewas di Sungai Saat Beraksi dengan Tubuh Terikat

oleh -48 views

garudaonline, India: Seorang pesulap bernama Chanchal Lahiri (42) asal India meninggal saat mencoba melakukan atraksi di Sungai Hooghly pada Minggu (16/6) pekan lalu. Jasadnya baru ditemukan pada Selasa (18/6) setelah dicari tim penyelamat.

Lahiri diduga gagal setelah mencoba trik ala pesulap kenamaan, Harry Houdini. Dalam melakukan aksinya, tangan dan kaki Lahiri diikat menggunakan tali dan rantai baja yang digembok, kemudian secara perlahan ditenggelamkan ke dalam air di dekat Jembatan Howrah di Kolkata, India.

Dia seharusnya mencoba melepaskan diri seperti yang dilakukan Houdini.

Ia seharusnya muncul dari dalam air setelah berhasil melepaskan diri dari ikatan tersebut. Namun setelah 30 menit berlalu, Lahiri tetap tak muncul ke permukaan.

Chanchal Lahiri yang dikenal sebagai “Jadugar Mandrake” yang berarti “Penyihir Mandrake” atau “Mandrake sang Pesulap,” diturunkan ke dalam sungai menggunakan sebuah derek. Sementara, keluarganya, media dan polisi mengawasi aksinya dari kejauhan.

Seorang fotografer setempat, Jaya Shaw mengatakan Lahiri seharusnya melepaskan ikatan itu kemudian muncul dan berenang ke tepian sungai.

“Ketika ia (Lahiri) gagal muncul dari dalam sungai setelah beberapa saat, pihak berwenang langsung memulai pencarian,” ujar Shaw.

Para penonton pun langsung mencari sang pesulap tersebut tetapi tidak berhasil. Tim penyelamat akhirnya diturunkan guna melakukan pencarian di Sungai Hooghly yang keruh dan berarus deras.

“Kami khawatir ia (Lahiri) tenggelam di sungai,” ujar perwakilan Polisi Air India, Syed Waquar Raza.

Shaw juga menjelaskan Lahiri hendak memberi pertunjukan guna menggalakkan aksi sulap yang sudah tidak populer di India.

Sementara itu, penyelenggara sulap telah mendapat izin untuk melakukan aksi sulap di Sungai Hooghly. Namun memang tidak ada petugas kepolisian yang dikhususkan untuk memantau pertunjukan.

Sebelum pertunjukan dimulai, Lahiri sempat meyakinkan penonton dan berkata, “Saya pernah berada di dalam kotak kaca anti peluru yang terkunci dan diikat dengan rantai kemudian dijatuhkan dari Jembatan Bridge. Saya berhasil keluar dalam 29 detik.”

Shaw pernah menonton aksi sulap Lahiri yang berhasil dilakukan pada 1998 silam, tetapi kali ini keberuntungan tampaknya sedang tak berpihak pada sang pesulap.(CNN/dfn)

Berikan Komentar