Petugas Berhasil Amankan 9 Kg Sabu dari Dua Kurir Asal Aceh

oleh -326 views

garudaonline, Medan: Dua orang kurir narkoba asal Provinsi Aceh berhasil diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan di selang waktu berbeda. Dari penangkapan tersebut petugas menyita 9 kilogram sabu.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan penangkapan pertama dilakukan pada Selasa 5 Maret 2019 lalu di kawasan Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Sunggal, Deliserdang. Dalam penangkapan ini polisi meringkus AY (32) warga Aceh Utara dan menyita 8 kilogram sabu.

Dalam press release ini ada 2 kasus tangkapan narkoba yang pertama penangkapan terhadap inisial AY(32 th) yang beralamatkan Aceh utara. pada hari Selasa 5 Maret 2019 sekitar pukul 12.30 WIB di jalan kapten Sumarsono desa Helvetia kecamatan Sunggal kabupaten Deli Serdang.

“Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang langsung ditindaklanjuti petugas kita. Sabu-sabu itu disita dari rumah pelaku di perumahan Bumi Asri. Sabu itu ditemukan dalam satu koper berikut dengan 1 timbangan elektrik,” urai Kapolrestabes didampingi Kasat narkoba Polrestabes Medan Akbp Raphael Sandhy Cahya Priambodo,SIK, Kamis (14/3).

Menurut keterangan tersangka AY, barang bukti narkoba itu berasal dari Aceh. Dia hanya diupah sebesar Rp50 juta untuk berperan sebagai penjual dan penjaga narkotika shabu itu. “Pengakuannya barang itu milik MD dan AK. Keduanya warga Aceh dan masih diburu,” ujar Dadang.

Sedangkan penangkapan yang kedua dilakukan pada hari Senin 11 Maret 2019 malam. Dalam penangkapan kedua ini, polisi meringkus ZR (27) warga Dusun Ulim Baroh, Pidie Jaya dengan barang bukti berupa 1 kilogram sabu.

“Dia ditangkap di loket Bus Sempati Star Jalan Sunggal. Sabu itu dibalut lakban warna hitam di dalam tas ransel tersangka,” sebut Dadang.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancaman hukumannnya maksimal pidana mati dan denda paling sedikit 1 miliar dan paling banyak 10 miliar,” tukas Kapolrestabes Medan. (Voshkie)

Berikan Komentar