Pindah Lapas, Setnov Huni ‘Rutan Teroris’

oleh -204 views

garudaonline, Jakarta: Narapidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto langsung ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) khusus narapidana teroris setibanya di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada pukul 01.30 WIB, Sabtu (15/6).

“Yang Rutan itu khusus teroris. Kalau yang Lapas, kan, umum, ada terorisnya, ada narkobanya, ada tipikornya,” ujar Kepala Lapas Kelas III Gunung Sindur, Sopiana di Bogor, Sabtu.

Menurutnya, Rutan khusus narapidana teroris ini sebagian kecilnya tetap dihuni oleh narapidana kasus lain. Jika dihitung, dari ratusan narapidana teroris, hanya sekitar 20 narapidana dengan kasus selain terorisme.

“Pidana narkotika ada juga di situ, yang berat-berat ada juga di situ. Lebih dominannya teroris, kalau yang umum enggak begitu banyak kurang lebih sekitar 20,” kata Sopiana.

Meski begitu, masing-masing narapidana di Rutan Gunung Sindur ini menurut Sopiana memiliki sel sendiri. Sehingga, Novanto tetap berbeda sel dengan para narapidana teroris di Rutan Gunung Sindur.

“Kalau untuk kamarnya berbeda, karena kan di sana one man one cell,” kata Sopiana.

Setnov awalnya dipenjara di Lapas Sukamiskin, Bandung. Namun Kementerian Hukum dan HAM memindahkan mantan Ketua DPR itu ke Lapas Gunung Sindur, setelah ketahuan berpelesir ke sebuah toko bangunan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Hal tersebut diketahui dari foto yang menunjukkan dirinya tengah bersama sang istri di toko bangunan yang bersangkutan.

Apa yang dilakukan Setnov itu bertolak belakang dengan izin yang dia dapatkan. Sebelumnya,  Setnov diketahui hanya izin keluar Lapas Sukamiskin untuk berobat rawat inap di RS Santosa, Bandung. Ia mendapatkan izin tersebut pada Rabu (12/6) dan baru kembali pada Jumat (14/6) sekitar pukul 19.00 WIB.

“Tindakan saya sebagai Kakanwil, malam ini juga Setnov akan saya pindah ke Lapas Gunung Sindur, setelah konferensi pers ini,” kata Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat, Liberti Sitinjak di Lapas Sukamiskin Kota Bandung, Jumat malam.

Setnov tiba di Rutan Gunung Sindur pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Kata Liberti, Lapas Gunung Sindur memiliki pengamanan yang super ketat.

Dia juga mengatakan selanjutnya akan melaporkan kasus Setnov pelesir ini kepada Menteri Hukum dan HAM.

“Menurut hemat saya, ini perlu dilakukan untuk sementara sebelum saya bisa melaporkan ke Menteri, saya lakukan tindakan ini dulu,” ujarnya. (CNN/dfn)

Berikan Komentar