Pinjaman Argentina ke IMF Picu Lemahnya Pergerakan IHSG

oleh -1.063 views

garudaonline, Jakarta:   Pinjaman dana Pemerintah Argentina kepada International Monetary Fund (IMF) sebesar US$50 miliar atau Rp700 triliun (kurs Rp14.000) bakal menjadi pengaruh buruk bagi bursa saham Indonesia.

Dennies Christoper Jordan, Analis Artha Sekuritas mengungkapkan hal tersebut turut berimbas pada ekonomi negara berkembang (emerging market), seperti Indonesia.

“Faktor global itu menimbulkan kecemasan di emerging market,” ujarnya melalui risetnya, dikutip Jumat (31/8).

Karenanya, kemungkinan besar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan semakin melemah pada akhir pekan. Apalagi, belum ada sentimen positif dari dalam negeri yang dapat menopang indeks.

“Investor juga memanfaatkan penguatan sepekan terakhir untuk profit taking (aksi ambil untung),” terang Dennies.

IHSG saat ini sudah kembali ke area 6.000 setelah tersungkur hingga ke level 5.700 akibat gejolak ekonomi Turki beberapa waktu lalu.

Dengan kondisi seperti ini, Dennies meramalkan IHSG berada dalam rentang support 5.966-5.922 dan resistance 6.065-6.112.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menilai IHSG secara teknikal akan kembali terkoreksi untuk jangka pendek. Menurutnya, IHSG sedang masuk area konsolidasi.

“Sehingga diperkirakan IHSG bergerak pada rentan pergerakan 5.978-6.065,” ungkap Lanjar dalam risetnya.

Kemarin, IHSG berakhir di level 6.018 atau terkoreksi tipis sebesar 0,76 persen. Aliran dana asing sebesar Rp490,77 miliar yang masuk di pasar reguler tak mampu membuat IHSG bertahan di teritori positif.

Kondisi serupa terjadi di bursa saham Wall Street, di mana mayoritas indeksnya melemah tadi malam. Rinciannya, Dow Jones turun 0,53 persen, S&P500 turun 0,44 persen, Nasdaq Composite turun 0,26 persen. (cnn/voshkie)

Berikan Komentar