Polda Pastikan Kasus Mabuk Air Rebusan Pembalut Belum Ditemukan Di Sumut

oleh -754 views

garudaonline, Sumut: Fenomena meminum air rebusan pembalut wanita yang dilakukan sejumlah remaja di Pulau Jawa mulai menyeruak. Dengan meminum air rebusan tersebut, disebut-sebut memiliki efek sensasi seperti mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Direktur Reserse (Dirres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut), Kombes Pol Hendri Marpaung mengaku pihaknya pun sudah melakukan pemantauan ke lapangan. Namun sejauh ini kasusnya belum ditemukan di Sumut.

“Sejauh ini kasusnya belum ada. Soal apakah orang yang mengonsumsinya bakal terjerat pasal penyalahgunaan narkotika, kita juga belum bisa menjerat pelaku dengan UU Narkotika,” kata Hendri Marpaung, Jumat 9 November 2018.

Menurut Hendri perlu dilakukan penelitian mendalam untuk mengetahui apakah benar ada zat adiktif yang terkandung dalam pembalut wanita itu. Selain itu perlu dibuktikan apakah air rebusan pembalut wanita yang diminum ini memiliki efek sensasi seperti mengonsumsi narkotika jenis sabu.

“Jadi memang perlu dilakukan dulu penelitian terhadap pembalut wanita ini, apakah ada terkandung zat adiktif yang bisa membuat orang yang mengonsumsi air rebusannya menjadi teler,” ucapnya.

Ia menjelaskan, di dalam pembalut wanita terdapat gel yang berfungsi untuk menyerap cairan. Tapi ia menegaskan, pihaknya belum mengetahui pasti apakah gel itu yang memiliki zat adiktif bila direbus air atau tidak.

“Itu yang kita belum tahu, apakah di gel nya atau di mananya. Artinya masih dalam penelitian. Jadi andaikata kejadian seperti di Pulau Jawa itu juga ditemukan di Sumut atau Kota Medan, saya pikir masih sulit untuk mempidanakan orang yang mengkonsumsinya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, yang dikonfirmasi mengenai fenomena aneh remaja di Pulau Jawa itu juga mengaku belum ada menerima laporan dari polres-polres sejajaran, terkait ada tidaknya warga yang diamankan perihal meminum air rebusan pembalut wanita itu.

“Sejauh ini belum ada laporan ke kita. Nanti coba di monitor, bila ada akan diinformasikan,” bebernya.(voshkie)

Berikan Komentar