Polda Sumatera Utara Ungkap Kasus Pembunuhan Pasangan Selingkuh di Binjai

oleh -1.110 views
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Agus Andrianto, S.H (kiri) didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum KBP Andi Rian Djajadi, S.I.K merilis tersangka pembunuh pasangan selingkuh di Lobby Adhi Pradana Markas Polda Sumatera Utara, Rabu 24 Oktober 2018.

garudaonline – Medan | Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap menangkap tersangka pembunuh pasangan selingkuh di Binjai, Minggu 21 Oktober 2018 sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Agus Andrianto, S.H mengatakan, tersangka S (39) ditangkap dari kediamannya di Dusun 2, Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

“Tersangka kita tangkap kurang lebih 10 jam setelah kejadian,” kata Agus dampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Polisi (KBP) Andi Rian Djajadi, S.I.K, di Lobby Adhi Pradana Markas Polda Sumatera Utara, Rabu 24 Oktober 2018.

Agus menjelaskan, tersangka S nekat membunuh pasangan selingkuhannya Indri Lestari (30) lantaran kesal korban hendak melukainya dengan pisau.

“Awal mula kejadian pada Sabtu 20 Oktober 2018, tersangka dan korban janjian ketemu di Binjai. Keesokan harinya pada Minggu 21 Oktober 2018, tersangka berangkat dari Sergai menunu Binjai,” terang Agus.

Sesampainya di Binjai, tepatnya di Simpang KM 18 Binjai, korban datang menjemput tersangka dengan menggunakan sepeda motornya.

“Setelah bertemu, mereka lantas pergi menuju rumah kosong milik kakak korban di Kompleks Royal Wahidin, Jalan Danau Batur Lingkungan X, Kelurahan Sumber Mulyo Rejo, Binjai,” kata Agus.

“Sebelum sampai ke rumah kosong kakak korban, mereka terlebih dahulu singgah di kedai untuk membeli air mineral dan permen,” sambungnya.

Kemudian sekitar pukul 10.15 WIB, tersangka dan korban tiba di rumah kosong kakak korban. Korban lantas masuk sedangkan tersangka disuruh pura-pura pergi.

Sekitar 3 menit kemudian, tersangka datang dan langsung masuk ke rumah kosong itu. Mereka lantas mengunci pintu dari dalam lalu masuk ke kamar.

“Nah, di dalam kamar terjadi beberapa percakapan yang berujung pada percekcokan karena tersangka tidak dapat memenuhi kesepakatan dan permintaan sejumlah uang yang disampaikan korban sebelumnya.”

“Tersangka mencoba membujuk korban namun korban tetap tidak terima dan berkata bahwa korban tidak mau lihat tampang tersangka lagi sambil mengambil sebilah pisau di bawah laci.”

“Kemudian korban menghunuskan pisau tersebut ke arah tersangka. Melihat itu, tersangka lantas marah sambil membentak dan memegang pisau tersebut dengan tangan kirinya,” papar Agus.

Akibat memegang pisau yang dihunuskan korban, jari telunjuk dan jari tengah serta jari manis tangan kiri tersangka luka gores. Meski terluka, tersangka terus berusaha merebut pisau yang dipegang korban.

Pada saat terjadi perebutan pisau tersebut, perut korban tertusuk. Akibatnya korban terjatuh dengan posisi terlentang di tempat tidur, namun pergelutan perebutan pisau masih tetap terjadi.

Kemudian pisau tersebut tersangka tusukan ke bagian payudara sebelah kiri korban dan tersangka berhasil merebut pisau tersebut. Kemudian korban berlari ke ruang tamu depan rumah sambil menjerit meminta tolong.

Melihat itu, tersangka langsung mengejar dan menusuk leher korban hingga terjatuh ke lantai. Dalam keadaan terlentang korban masih berteriak meminta tolong.

Tersangka yang semakin kalap lalu memasukan jari tangan kirinya ke mulut korban dan tangan kanannya menusuk dengan menggunakan pisau ke kemaluan korban.

“Setelah kejadian, tersangka membersihkan dan membereskan kondisi rumah. Ia lantas mengganti baju dan sepatu. Setelah memastikan kematian korban, tersangka mengambil kunci sepeda motor lalu menjumpai temannya J alias Ceper untuk menjual kenderaan tersangka dengan harga Rp. 5.000.000.”

“Siang harinya sekitar pukul 13.00 WIB, teman tersangka J datang ke rumah kosong dan menyerahkan uang sebanyak Rp2.500.000 kepada tersangka. Lalu sekitar pukul 17.00 WIB, tersangka pulang ke rumahnya. Malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB, tersangka kita tangkap,” terang Agus.

(g.01)

Berikan Komentar