Polda Sumut Tangkap 140 Tersangka Penyalahgunaan Narkotika

oleh -1.320 views

garudaonline, Medan: Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menangkap 140 orang tersangka penyalahgunaan narkotika. Penangkapan tersebut merupakan hasil tangkapan di berbagai wilayah hukum di Sumut.

“Ini merupakan pengungkapan minggu pertama November 2018, tersangka yang ditangkap ada 140 orang dengan perincian 82 tersangka pengedar dan 58 tersangka pengguna narkoba,” kata Wadir Ditres Narkoba Polda Sumut, AKBP Frenky Yusandy, Senin 12 November 2018.

Frenky menjelaskan, tangkapan 140 tersangka ini merupakan pengungkapan dari 99 kasus peredaran gelap narkoba di jajaran Polda Sumut.

“Ada 99 kasus narkoba berhasil diungkap jajaran Polda Sumut yang saat ini para tersangka lagi proses pemberkasan berita acara pemeriksaan,” jelasnya.

Frenky melanjutkan, dari para tersangka ini, berhasil disita barang bukti 2,8 kg sabu, 10,5 kg ganja, 150 butir ekstasi dan psikotkropika lainnya. Sebagian kasusnya masih dalam pengembangan untuk mengungkap jaringan lainnya.

“Untuk itu, Polri khususnya Polda Sumut dan jajaran terus berupaya bekerja secara optimal dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba. Perlu kerjasama dan partisipasi aksi nyata seluruh elemen masyarakat dalam mencegah peredaran narkoba mulai dari lingkungan terdekat,” terangnya.

Disinggung mengenai maraknya narkoba asal Malaysia yang masuk ke Sumut, Frenky menuturkan, ada beberapa masalah kenapa narkoba dari Malaysia masuk ke Sumut.

“Di antaranya adalah faktor Geografis Provinsi Sumut dan Aceh yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Ini merupakan jalur favorit sindikat narkoba selain langsung mengirimkan barang ke Provinsi Riau dan Kepulauan Riau,” urainya.

Selanjutnya, kata Frenky, faktor Demand permintaan barang untuk digunakan atau diedarkan lagi di dalam Sumut atau dialirkan lagi keluar Sumut masih ada.

“Serta faktor ekonomi bahwa rangkaian peredaran barang juga melibatkan rangkaian upah di setiap matarantai para pelaku nya. Ini menarik bagi orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan tetap,” pungkasnya. (voshkie)

Berikan Komentar