Polemik Perang Dagang Masih Berlanjut, Tunggu Pertemuan Argentina

oleh -496 views

garudaonline, Jakarta: Nasib perang dagang AS dan China kemungkinan akan ditentukan pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Keduanya dijadwalkan bakal bertemu Sabtu malam (1/12) untuk makan malam formal di sela-sela pertemuan G20 di Buenos Aires, Argentina.

Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow menyebut kemungkinan bakal ada terobosan dari ketegangan perdagangan antara AS dan China pada pertemuan di Argentina. Namun, menurut dia, China sebaiknya harus lebih dulu membuka langkah.

Pertemuan antara pimpinan kedua negara ini akan menjadi satu-satunya pertemuan yang dijadwalkan sebelum 1 Januari 2019, ketika tarif impor yang dinaikkan Trump menjadi 25 persen pada produk China senilai US$200 miliar.

Kudlow mengatakan makan malam itu dapat memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk membuka halaman baru dalam hubungan ekonomi bilateral mereka jika Xi menawarkan ide baru ke Amerika Serikat.

“Presiden Xi memiliki kesempatan untuk mengubah nada dan substansi dari pembicaraan ini, Ini adalah peluang besar. Presiden Trump telah mengindikasikan dia terbuka. Sekarang kita harus tahu apakah Presiden Xi terbuka,” ujarnya, Rabu (28/11).

Kudlow menambahkan bahwa sementara akan ada interaksi antara kedua negara selama G20, kesepakatan apa pun akan dieksekusi langsung oleh kedua pemimpin negara.

“Presiden Trump memiliki rekam jejak yang hebat sebagai negosiator. Dia akan tahu melalui fakta dan naluri bagaimana menangani ini,” terangnya.

Pendekatan yang akan dilakukan Trump kemungkinan akan sama dengan pertemuan berisiko tinggi lainnya, termasuk pertemuannya awal tahun ini dengan diktator Korea Utara Kim Jong Un pada denuklirisasi.

Trump telah berulang kali menegaskan bahwa ia tidak puas dengan tawaran awal yang dibuat oleh China yang disampaikan pada pertengahan November.

Trump kian meningkatkan ketegangan hubungan dagang dengan China setelah mengeluarkan pernyataan dalam wawancara dengan Wall Street Journal tengah mempertimbangkan untuk menambah bea masuk atas semua semua barang buatan China, termasuk produk Apple jika kesepakatan tidak dapat dicapai dengan Xi.

Makan malam yang direncanakan antara dua presiden adalah satu-satunya pertemuan yang dijadwalkan secara resmi di KTT di Argentina. Kudlow mengatakan pertemuan tambahan dapat ditambahkan, tetapi belum ada yang direncanakan sejauh ini.

Gedung Putih telah memberikan beberapa rincian sejauh ini pada makan malam tetapi belum mengungkapkan siapa yang akan hadir.

Kudlow menyebut perdagangan tidak akan menjadi satu-satunya topik diskusi antara kedua pemimpin. Dia menolak untuk menentukan apakah kedua negara akan mengeluarkan pernyataan setelah akhir pertemuan mereka.

Rencana untuk perunding China dengan mendatangi Washington minggu ini menjelang KTT Argentina runtuh minggu lalu di tengah pertukaran komentar yang semakin tajam antara Trump dan Xi. Namun, Kudlow mengatakan ada perubahan signifikan menjelang pertemuan akhir pekan ini. (cnn/voshkie)

Berikan Komentar