Polisi Bongkar Aksi Premanisme di Sejumlah Pasar Tradisional di Medan, 6 Tersangka Dibekuk

oleh -1.570 views
Enam pelaku aksi premanisme digiring ke ruang tahanan Polrestabes Medan

garudaonline – Medan | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan berhasil membongkar aksi premanisme di sejumlah pasar tradisional di Medan, Sumatera Utara.

Dari pengungkapan itu, polisi menangkap enam orang tersangka berikut menyita barang buktinya berupa batu, kwitansi, stempel, uang diduga hasil pemerasan dan lain sebagainya.

Kapolda Sumut Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH mengatakan, dua dari enam tersangka tersebut adalah, MR alias Ridwan (22) warga Deliserdang dan K alias Sena (59) warga Medan Tembung.

“Kedua tersangka ini terlibat kasus kekerasan secara bersama-sama atau perusakan di Pasar Aksara, Medan pada Rabu, 8 Agustus 2018 sekitar pukul 15.00 WIB lalu,” kata Agus, Selasa (28/8/2018).

“Mereka melakukan perusakan terhadap bangku dan seng serta memancing keributan di TKP,” tambah Agus didampingi Kapolrestabes Medan KBP Dadang Hartanto SH SIK MSi.

Kemudian, sambung Agus, seorang lagi tersangka dengan inisial RS (40) ditangkap dalam kasus perusakan dan penganiayaan terhadap salah seorang pedagang di Pasar Ikan Lama, Jalan Perniagaan, Medan pada Sabtu (2/7/2018) lalu.

Motifnya tersangka tidak senang kepada korban Andreas Wijaya (23). Ia lalu memaksa masuk ke dalam toko korban dengan cara menendang pintu toko. Tersangka lalu membuka pintu toko dan sekita itu ia menganiaya korban hingga babak belur.

“Kasus yang ketiga melibatkan tiga orang tersangka. Mereka melakukan pemerasan dan pengancaman terhadap pemilik toko di Pasar Kapuas, Jalan Rahmadsyah, Medan pada Kamis, 2 Agustus 2018 lalu.”

“Modusnya, pelaku AR (34), FR (55) dan S (40) mendatangi toko korbannya Latif (42) untuk meminta uang operasional jaga malam. Namun ketika korban tidak bersedia menyerahkan uang jaga malam tersebut, para tersangka ini langsung melakukan pengancaman,” papar Agus.

(g.01)

Berikan Komentar