Polisi Tangkap Perempuan “Jadi-jadian” di Medan

oleh -1.060 views
Wakasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Ronni Bonic SH SIK MH (kiri) dan Kanit Pidum AKP Rafles Marpaung SIK (kanan) merilis tersangka

garudaonline – Medan | Personel Pidum Subnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan menangkap seorang perempuan “jadi-jadian” di Jalan Sunggal Gang Pendidikan, Kecamatan Medan Sunggal pada Jumat (27/10/ 2017 sekitar pukul 15.30 WIB.

Perempuan “jadi-jadian” berinisial RP alias KD (30) warga Jalan Darussalam Gang Turi II, Kecamatan Medan Baru ini ditangkap dalam kasus dugaan perampokan dan pemerasan.

“Modusnya tersangka mengajak korban kencan,” ujar Wakasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Ronni Bonic SH SIK MH melalui siaran persnya diterima wartawan, Senin (30/10/2017) malam.

Disebutkan, tersangka mengenal korbannya Willy melalui aplikasi media sosoal (Medsos) WeChat pada Jumat (27/10/2017) sekitar pukul 10.00 WIB. Tersangka memperkenalkan diri kepada korban sebagai perempuan.

Setelah saling mengenal, mereka sepakat bertemu untuk berkencan. Pada saat itu, tersangka menyuruh korban datang ke rumah kosnya di Jalan Darussalam Gang Turi II, Kecamatan Medan Baru.

“Sebelum tersangka dan korban bertemu untuk kencan, terlebih dahulu disepekati pembayaran uang kencan sebesar Rp200 ribu. Setelah terjadi kesepakatan, korban lantas datang ke kos tersangka,” sebut Ronni.

Sekitar pukul 12.00 WIB, korban tiba rumah kos tersangka. Ia lantas dibawa tersangka masuk ke dalam kamarnya untuk memuaskan nafsu birahi korban.

“Setelah itu tersangka menagih biaya kencan kepada korban. Namun korban tidak menepati sesuai dengan yang dijanjikan sebelumnya yakni Rp200 ribu, melainkan hanya memberikan uang kencan kepada tersangka sebesar Rp20 ribu,” terang Ronni.

Dikarenakan korban tidak menepati janjinya, tersangka lantas mengambil handphone korban secara
paksa sebagai jaminan untuk membayar uang kencanya dengan korban.

Korban yang tak terima meminta kepada tersangka untuk mengembalikan handphone, namun tersangka tak mau mengembalikannya sehingga korban marah dan mendorong Melan, teman tersangka yang pada saat itu datang.

Karena dorong hingga terjatuh, Melan lantas marah dan memukul kepala korban. Korban yang ketakutan lantas meninggalkan rumah kos tersangka dan melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan.

Atas dasar laporan korban, tersangka RP alias KD pun ditangkap. Dia dipersangkakan dengan Pasal 365 ayat (2) ke 2e subs Pasal 368 ayat (1) KUH Pidana. Sementara itu Melan, teman KD yang memukul kepala korban masih dalam proses pencarian.

(g.01)

Berikan Komentar