Polisi Tembak Kawanan Perampok Minimarket di Deliserdang, 1 Tewas

oleh -131 views
Kapolrestabes Medan KBP Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si (tengah) didampingi Kasatreskrimnya AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K., M.H (tiga dari kanan) dan Kanit Pidum Iptu M Said Husen, S.I.K (tiga dari kiri) memberikan keterangan pers terkait penangkapan kawanan perampok minimarket di RS Bhayangkara Medan, Senin (2/9/2019).

garudaonline – Medan | Dua anggota kawanan perampok minimarket di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara berhasil ditangkap personel Unit Pidana Umum (Pidum) Subnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan.

Dari penangkapan itu, polisi terpaksa menembak kedua tersangka karena berusaha melakukan perlawanan saat dilakukan pengembangan pencarian barang bukti.

Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Polisi (KBP) Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si mengatakan, dari dua tersangka yang ditembak seorang di antaranya tewas.

“Tersangka yang meninggal bernama Ricky. Sedangkan temannya, Dodi Yolanda Lubis alias Dodi,” kata Dadang didampingi Kasatreskrimnya AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K., M.H di RS Bhayangkara Medan, Senin (2/9/2019).

Lebih lanjut pimpinan tertinggi dalam organisasi Polrestabes Medan ini menjelaskan bahwa selain menangkap dua orang pelaku, pihaknya juga mengamankan seorang pemuda berinisial RM.

“Keterlibatan RM ini jelas, ia memperbolehkan kedua pelaku merencanakan aksi perampokan minimarket tersebut di rumahnya. Ia mendapat bagian uang sebanyak Rp200 ribu,” papar Dadang.

Dijelaskan, aksi perampokan minimarket alfamart di Jalan Kapten Batu Sihombing, Kelurahan Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang pada April 2019 lalu.

Aksi perampokan itu terjadi begitu cepat. Kedua pelaku yang datang ke minimarket dengan mengendarai sepeda motor langsung masuk dan menodong karyawati bernama Misna dan temannya dengan pisau.

Setelah itu, kedua pelaku memasukan kedua karyawati minimarket itu ke dalam kamar mandi sembari melucuti pakaian korban.

Lalu, salah seorang pelaku pergi ke kasir dan mengambil uang sebanyak Rp17.984.000, 2 unit HP, dan satu dompet yeng berisikan uang Rp500.000, KTP, ATM Mandiri dan BCA.

“Satu tersangka mengambil uang di kasir, satunya lagi menjaga korban agar tidak melarikan diri,” sebut Dadang.

Usai menggasak uang dari minimarket alfamart itu, kedua pelaku langsung kabur. Sedangkan pihak minimarket membuat laporan ke Polsek Percut Seituan.

Tim Unit Pidum Subnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Medan yang juga melakukan berhasil mengidentifikasi identitas salah seorang pelaku.

“Pada 30 Agustus 2019, tim mendapat informasi bahwa seorang pelaku bernama Dodi, warga Pasar VIII Marelan. Sekitar pukul 02.00 WIB, tim bergerak mencari Dodi dan berhasil menemukannya di rumahnya.”

“Tim langsung mengamankan Dodi lalu menginterogasinya. Dari hasil interogasi ia mengaku merampok bersama temannya Ricky. Kemudian tim melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan tersangka Ricky.”

“Keesokan harinya pada tanggal 31 Agustus 2019 sekitar pukul. 04.00 WIB, tim mendapat informasi bahwa tersangka Ricky berada di Jalan Setia Budi, Medan.”

“Mendapat informasi itu, tim langsung bergerak ke alamat tersebut dan melihat tersangka Ricky sedang duduk di warung. Tanpa banyak membuang waktu, tim langsung mengamankan tersangka Ricky,” jelas Dadang.

Saat diinterogasi, tersang Ricky yang merupakan resedivis dalam kasus yang sama mengakui perbuatannya merampok minimarket di Percut Seituan bersama dengan temannya Dodi.

Setelah mengamankan kedua tersangka, polisi lantas melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti pisau yang mereka buang seusai menjalan aksi perampokan.

“Nah, saat pengembangan pencarian barang bukti ini tersangka Ricky melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas,” pungkas Dadang.

(g.01)

Berikan Komentar