Elektabilitas Ahok Anjlok Gagal Dimanfaatkan Rivalnya

oleh -466 views

garudaonline – Jakarta | Pengamat Politik Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti angkat bicara soal hasil laporan teranyar Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Danny JA perihal Pilkada DKI Jakarta 2017.

Terutama dia menyinggung soal elektabilitas pasangan calon nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat yang terus merosot. Namun yang menarik kemerosotan pasangan Ahok-Djarot tidak disertai dengan peningkatan elektabilitas para pesaing Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Justru turunnya elektabilitas Ahok-Djarot malah meningkatkan jumlah para swing voters atau pemilih yang belum menentukan sikap.

“Ahok memang melorot, tapi uniknya suara Anis dan Agus tak bertambah signifikan. Padahal mereka sudah kampanye hampir satu bulan dan relatif tidak ada isu negatif yang menerpa mereka,” kata Ray kepada Kriminalitas.com, Jumat (11/11/2016).

Ray menduga, tidak melonjaknya elektabilitas Agus dan Anies karena model kampanye keduanya tidak menarik minat pemilih. Jadi kemerosotan elektabilitas Ahok tidak dimanfaatkan maksimal oleh pesaingnya ini.

“Model kampanye kedua pasangan ini tidak menarik minat publik. Tak ada gaya yang berbeda, pun tidak ada berita yang membuat gaya mereka yang terlihat berbeda antara kedua pasangan ini, bahkan dengan petahana sekalipun,” tegas Ray.

Survei pihak LSI Danny JA pada November 2016, menyebut pasangan Ahok-Djarot memperoleh suara sebesar 24,6 persen. Artinya ada kemerosotan elektabilitas sebesar 6,8 persen pada pasangan ini, bila dibandingkan survei pada Oktober 2016 yang mencapai 31,4 persen.

Ironisnya elektabilitas para pesaing Ahok-Djarot seperti pasangan Agus-Sylvi 20,9 persen sedangkan Anies-Sandiaga 20 persen. Disebutkan tidak ada perubahan elektabilitas yang signifikan dari kedua pesaing petahana.

Justru angka swing voters yang mengalami lonjakan. Disebutkan pada Oktober 2016 hanya 28,2 persen, melonjak drastis pada November 2016 jadi 34,5 persen.(KR)

Berikan Komentar