Sekitar 11 Ribu Warga Tebing Terancam Tak Bisa Gunakan Hak Pilih

oleh -326 views

garudaonline, Medan | Sejumlah warga Tebingtinggi, Sumatera Utara, terancam tidak dapat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak 2017. Pasalnya dari sekitar 123.925 warga, baru sekitar 112.900 warga yang telah melakukan perekaman data KTP elektronik atau e-KTP.

“Masih banyak warga belum melakukan perekaman data e-KTP. Ada sekitar sebelas ribu warga di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, yang belum punya e-KTP,” kata Komisioner KPU Kota Tebingtinggi, Wal Ashri, Jumat (4/11/2016).

Dia mengatakan untuk memutakhirkan data pemilih pada pemilu wali kota dan wakil wali kota pada 15 Februari 2017 mendatang, KPU Tebing Tinggi menggelar rapat dengan pemerintah kota. Rapat dihadiri Komisioner KPU, Panwaslih, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta camat dan lurah di Kota Tebing Tinggi.

“Warga diimbau melapor ke petugas pemutakhiran data pemilih jika belum terdaftar sebagai DPS dengan menunjukan e-KTP atau surat keterangan telah melakukan perekaman data e-KTP,” jelasnya.

Karena berdasarkan hasil pencocokan data pemilih di lapangan, KPU Kota Tebing Tinggi telah menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) sebanyak 106.529 pemilih. Data tersebut akan terus dimutakhirkan hingga ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap pada 6 Desember mendatang.

“Ada perbedaan data jumlah DPS dengan jumlah warga yang telah merekam e-KTP lantaran tidak semua warga dapat diverifikasi saat dilakukan pendataan,” bebernya. (Fidel)

Berikan Komentar