Polres Asahan Ungkap Sindikat Narkoba Internasional, 11 Kg Sabu asal Malaysia Disita

oleh -491 views
Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu, S.I.K., M.H (2 dari kiri) didampingi Wakilnya Kompol HM Taufik, S.E (2 dari kanan) merilis hasil pengungkapan sindikat narkoba jaringan internasional

garudaonline – Asahan | Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan berhasil mengungkap sindikat narkoba jaringan internasional.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua tersangka sekaligus menyita barang buktinya berupa narkotika jenis sabu seberat 11 kilogram.

“Kedua tersangka kita tangkap saat melintas di Jalan Umum Dusun 8 Perkebunan PTPN IV Ajamu, Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhan Batu pada Rabu (12/12/2018),” kata
Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu, S.I.K., M.H, Kamis (13/12/2018).

Dalam penangkapan tersebut, sambung Faisal, pihaknya terpaksa menembak kaki kedua tersangka Rinalta Sembiring Pandia (30) warga Pasar 4 Tuntungan, Kecamatan Kutalimbaru dan Bahtera Sembiring Kembaren (41) warga Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.

“Mereka terpaksa kita berikan tindakan tegas dan terukur karena berusaha melakukan perlawanan saat akan ditangkap,” ujar Faisal didampingi Wakilnya Kompol HM Taufik, S.E dan Kasat Narkoba AKP Wilson Siregar.

Dikatakan, selain sabu seberat 11 kilogram yang dibungkus dalam kemasan teh berisi, polisi juga menyita barang bukti lain seperti 1 tas ransel, 2 unit handphone dan satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BK 3787 AHF.

Faisal menyebutkan, sindikat narkoba jaringan internasional ini berhasil dibongkar setelah pihaknya melakukan pengintaian selama 2 bulan.

“Pada Oktober 2018 lalu, kami mendapat informasi adanya sindikat narkoba jaringan Malaysia yang akan masuk ke wilayah Sumatera Utara melalui perairan Kabupaten Asahan.”

“Berdasarkan informasi tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan dan kembali mendapat informasi akan ada kapal membawa narkotika yang masuk ke perairan Asahan,” terang Faisal.

Setelah 2 bulan melakukan penyelidikan, pada Selasa (11/12/2018) kemarin, personel Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan membuntuti satu kapal yang datang dari Malaysia menuju ke perairan Asahan.

Petugas terus mengikuti kapal tersebut hingga masuk ke perairan Berombang, Kabupaten Labuhan Batu dan bersandar di aliran sungai Sei Barumun.

Petugas yang terus melakukan pengintaian akhirnya menangkap kedua tersangka saat melintas dengan mengendarai sepeda motor di Jalan Umum Dusun 8 Perkebunan PTPN IV Ajamu, Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhan Batu.

Namun pada saat hendak ditangkap, kedua tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas dan berusaha melarikan diri, sehingga keduanya diberikan tindakan tegas dan terukur di bagian kaki.

Petugas kemudian memeriksa tas ransel yang dibawa oleh kedua tersangka dan menemukan 8 bungkus besar kemasan teh yang di dalamnya berisi narkotika jenis sabu-sabu.

Petugas kemudian memeriksa jok sepeda motor yang digunakan oleh para tersangka dan kembali menemukan 3 bungkus besar kemasan teh yang juga berisi sabu-sabu.

Selanjutnya, kedua pelaku bersama barnag bukti kemudian diboyong ke Mapolres Asahan untuk dilakukan pemeriksaan.

Dalam keterangan persnya, Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu, S.I.K., M.H mengatakan bahwa sabu-sabu tersebut berasal dari Malaysia dan rencananya akan diedarkan di Kota Medan.

“Kedua tersangka disuruh oleh seseorang berinisial PG untuk menjemput sabu-sabu tersebut dan dijanjikan upah Rp6 juta.”

“PG merupakan narapidana di salah satu Lembaga Pemasyarakatan di Sumatera Utara,” papar Faisal.

(g.01)

Berikan Komentar