Polres Labuhanbatu Ringkus Kurir Narkoba di SPBU Ahmad Yani

oleh -20 views
Personel Sat Narkoba Polres Labuhanbatu (kanan-kiri) merilis tersangka kurir sabu berikut barang buktinya

garudaonline – Rantauprapat | Personel Sat Narkoba Polres Labuhanbatu meringkus seorang anggota sindikat narkotika dan obat/bahan berbahaya (Narkoba) yang diduga berperan sebagai kurir.

Tersangka R alias Asu (43) warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Cendana, Kecamatan Rantau Utara ini dibekuk polisi di SPBU, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Rantauprapat pada Rabu (2/12/2020) sekira pukul 22.00 WIB.

“Saat ditangkap tersangka sedang berdiri di depan kamar mandi SPBU, diduga dia sedang menunggu pelanggannya,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, S.I.K., M.H melalui Kasat Narkobanya AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H, Kamis (3/12/2020).

Lebih lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Delitua dan Polsek Medan Kota, Polrestabes Medan ini menjelaskan, penangkapan tersangka R alias Asu ini hasil penyelidikan yang dilakukan secara terus-menerus selama dua pekan.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti 1 bungkus plastik klip sedang berisi narkotika jenis sabu seberat 9,3 gram netto, dan 1 bungkus plastik klip sedang berisi sabu seberat 0,2 gram netto.

“Selain itu ada juga 2 alat isap sabu terbuat dari botol minuman plastik, 3 buah pipet berbentuk sekop, 1 unit timbangan elektrik, 3 bungkus plastik klip besar berisikan plastik klip sedang tembus pandang kosong.”

“1 dompet bertuliskan DORAEMON, 1 unit handphone android merk Redmi warna hitam, dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio warna hitam Nomor Polisi BK 2284 YAE dengan Nomor Rangka MH328D20BAJ589596,” papar Martualesi.

Dari hasil pemeriksaan, sambungnya, R alias Asu mengakui bahwa sudah menjalani profesi sebagai kurir narkoba selama 2 bulan dengan variasi pengantaran narkotika sabu yang diedarkannya 1 gram hingga 1 ons dengan gaji yang diterima Rp.100.000/gram nya.

“Jenis sabu dan pil ekstasi tersebut dari seorang laki-laki yang berinisial A dan K, warga Rantauprapat yang dikenal melalui HP dengan tujuan untuk dijual kepada pengguna narkotika (masyarakat umum).”

“Selanjutnya terhadap tersangka dilakukan pengembangan mengejar A dan K, namun HP tidak aktif diduga sudah mengetahui penangkapan terhadap tersangka R alias Asu,” jelas Martualesi.

Terhadap tersangka R alias Asu hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan. Ia dipersangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) dari UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

(g.01)

Berikan Komentar