Polres Labuhanbatu Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Tanjungbalai-Labusel

oleh -109 views
Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, S.I.K., M.H (tengah) didampingi Kasatnarkobanya AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H (2 dari kanan) merilis hasil pengungkapan sindikat narkoba jaringan Tanjungbalai-Labusel

garudaonline – Rantauprapat | Personel Satnarkoba Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara berhasil mengungkap sindikat narkotika dan obat/bahan berbahaya (Narkoba) jaringan Tanjungbalai- Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Dari pengungkapan itu, polisi menangkap dua orang tersangka yang diduga berperan sebagai kurir. Mereka adalah, BRF (41) dan AAM (42) warga Tanjungbalai.

“Kedua tersangka ini ditangkap di Jalan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu pada Senin (31/8/2020) sekira pukul 23.30 WIB,” kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, S.I.K., M.H, Selasa (1/9/2020).

Dari penangkapan itu, sambung Deni, pihaknya menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 202,97 gram.

Deni menyebutkan bahwa tersangka BRF dan AAM diduga merupakan jaringan narkotika Tanjungbalai yang menyuplai sabu ke Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan.

“Mereka sudah dua kali berhasil meloloskan sabu ke Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan,” sebut Deni didampingi Kasatnarkobanya AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H.

Sebelumnya, personel Polsek Torgamba dan Polsek Kota Pinang juga berhasil mengungkap kasus narkoba jenis sabu di wilayah Labuhanbatu dan Labuhanbatu Selatan.

Dari pengungkapan itu, personel Polsek Torgamba menangkap dua orang tersangka AA (37) warga Cikampak Pekan, Desa Aek Batu Torgamba dan KP (31) warga Dusun Cindur, Desa Torganda Torgamba, Labusel.

Sedangkan personel Polsek Kota Pinang menangkap satu orang tersangka berinisial BH (41) warga Dusun Karang Sari, Desa Sisumut, Kota Pinang, Labusel.

Dari penangkapan ketiga tersangka itu, disita barang bukti sabu seberat 204 gram.

“Pengungkapan ini menunjukkan komitmen kami dalam pemberantasan narkoba dan harapannya kepada masyarakat, teman-teman media, mari saling bekerja sama dalam pemberantasan narkoba, saling berbagi informasi dalam pemberantasan narkoba,” imbuh Deni.

Terhadap kelima tersangka hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan. Mereka dipersangkakan dengan Pasal 114 Sub 112 Yo 132 UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

(g.01)

Berikan Komentar