Polres Sergai Semakin Gencar Berantas Narkoba, 5 Tersangka Ditangkap di Akhir Tahun 2018

oleh -910 views
Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H (2 dari kanan) merilis kelima tersangka pengedar sabu-sabu yang ditangkap di penghujung tahun 2018.

garudaonline – Sergai | Satuan Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) di bawah pimpinan AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H semakin gencar memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

Di penghujung tahun ini, 2018, Timsus Sat Narkoba Sergai ini kembali berhasil menangkap 5 pelaku yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika jenis sabu-sabu.

“Dari 5 pelaku yang kita tangkap, 1 di antaranya tangkapan Polsek Perbaungan, 4 lagi tangkapan kita,” ujar Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, S.Sos., S.I.K., M.Si melalui Kasat Narkobanya AKP Martualesi Sitepu, S.H., M.H, Jumat, 28 Desember 2018.

4 pelaku yang ditangkap Tim Sat Narkoba Polres Sergai masing-masing, SA alias Saiful (28) warga Desa Lubuk Bayas, A alias Akhir (28) warga Desa Nagakisar, ZF alias Fauzi (37) warga Desa Bengkel dan H alias Unyil (37) warga Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan.

“Mereka ditangkap di lokasi dan waktu berbeda. Dua tersangka atas nama Saiful dan Akhir ditangkap di Desa Nagalawan Dusun I,
Kecamatan Perbaungan pada Selasa, 25 Desember 2018 sekitar pukul 23.00 WIB.”

“Dari mereka kita sita barang bukti 2 helai plastik transparan berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu seberat 0,50 gram.”

“Ada juga plastik transparan kosong 4 buah, 1 bal plastik klip transparan, 1 pipet yang diruncingkan jadi skop sabu, dot, mancis yang terdapat kertas timah rokok dijadikan seperti jarum untuk membakar sabu.”

“Lalu 1 buah bong, 2 unit handphone dan uang diduga hasil penjualan sabu sebanyak Rp74 ribu,” papar Martualesi Sitepu.

Selanjutnya, dua tersangka dengan inisial ZF alias Fauzi dan H alias Unyil diringkus di rumah tersangka Fauzi pada Kamis, 27 Desember 2018 sekitar pukul 19.00 WIB.

Dari mereka disita barang bukti 2 plastik klip berisi kristal putih yang diduga Narkotika jenis sabu seberat 0,43 gram, 3 unit handphone, 1 bal plastik klip transparan kosong, 1 alat isap sabu atau bong, 1 unit timbangan digit dan uang diduga hasil penjualan sabu sebanyak Rp300 ribu.”

Kedua tersangka ini adalah target dari Sat Narkoba. Mereka berhasil ditangkap setelah kita melakukan penyelidikan secara terus menerus,” ujar Martualesi.

Setelah berhasil mengamankan kedua tersangka, selanjutnya dengan didampingi Kadus, polisi melakukan penggrebekan di rumah tersangka. Hasilnya ditemukan barang bukti sabu lain.

“1 paket plastik klip berisi kristal diduga sabu, kembali kami temukan di tempat tidur. Dari belakang rumah, ditemukan 1 bong. Jarak 3 meter dari bong, ditemukan lagi plastik klip kosong berikut 1 unit timbangan elektrik,” papar Martualesi.

Dari interogasi awal, tersangka mengaku sudah setahun lebih menjual sabu. Ia memperoleh ‘barang dangangannya’ itu dari seorang pria berinisial A asal Tembung

“Tersangka sehari menjual sekitar 1 gram dengan keuntungan Rp200 ribu. Ia merupakan seorang residivis yang sudah 2 kali divonis kasus sabu,” pungkasnya.

Terakhir, satu tersangka yang ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Perbaungan Polres Sergai tersebut adalah, MH alias Aceng (22) warga Jalan Coklat I, Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan.

“Tersangka ini ditangkap pada Sabtu, 22 Desember 2018 sekitar pukul 03.00 WIB, di dalam gubuk milik seorang pengedar atau bandar sabu di Jalan Coklat I, Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan,” sebut Martualesi.

Dari penangkapan itu, personel Unit Reskrim Polsek Perbaungan Polres Sergai menyita barang bukti sabu berat bruto 1,2 Gr  dan Netto 0,9 Gr.

“Untuk para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Sub 112 UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 hingga 20 tahun penjara,” papar Martualesi.

(g.01)

Berikan Komentar