Polrestabes Medan Tangkap Komplotan Curanmor yang Viral di Medsos, Dua Tersangka Ditembak

oleh -888 views
Wakasatreskrim Polrestabes Medan Kompol Ronni Bonic SH SIK MH (kiri) didampingi Kanit Ranmor AKP Heri E Sihombing SIK (2 dari kanan) dan Panit Ranmor Ipda I Ginting (kanan) merilis tiga tersangka kasus curanmor berikut barang buktinya.

garudaonline – Medan | Personel Unit Idik 4 Ranmor Satreskrim Polrestabes Medan dibawah pimpinan Kanitnya AKP Heri E Sihombing SIK dan Panit Ipda I Ginting berhasil menangkap tiga anggota komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (curanmor) yang sempat viral di Media Sosial (Medsos), Instagram, Medan Talk dan Facebook, 6 Agustus 2017.

Dari tiga orang tersangka yang ditangkap, dua di antaranya terpaksa ditembak pada bagian kakinya karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Tersangka yang diberikan tindakan tegas dan terukur tersebut adalah, M Arianto alias Ari (25) warga Jalan Karang Rejo, Medan Polonia.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Medan AKBP Febriansyah SIK melalui Wakasatreskrim Kompol Ronni Bonic SH SIK MH mengatakan, ketiga anggota komplotan curanmor tersebut ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda.

“Dua tersangka atas nama M Arianto alias Ari dan seorang lagi wanita di bawah umur berinisial NI alias Nurul (16) warga Jalan Cinta Karya Gang Perbatasan, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia ditangkap di kawasan Jalan Jermal 15, Medan pada Kamis, 10 Agustus 2017 sekira pukul 14.00 WIB,” kata Ronni.

“Sedangkan seorang lagi tersangka atas nama Suparman alias Amek (30) warga Jalan Ngumban Surbakti Gang Sedap Malam IX, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang II ditangkap di kawasan Jalan Ngumban Surbakti No I, Kelurahan Simpang Sekata, Kecamatan Medan Selayang pada Kamis, 10 Agustus 2017 sekira pukul 16.00 WIB,” tuturnya.

Menurut Ronni, penangkapan tersangka M Arianto alias Ari dan NI alias Nurul merupakan hasil pengembangan informasi dari masyarakat dan rekaman CCTV yang diperoleh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian di rumah kos kawasan Jalan Bunga Mawar No 62 F, Kelurahan PB Selayang, Kecamatan Medan Selayang.

“Dari informasi masyarakat dan rekaman CCTV yang diperoleh dari TKP pencurian, bahwa yang diduga salah seorang tersangka berada di Jalan Jermal 15 Medan. Kemudian team menuju lokasi tersebut dan ternyata benar bahwa tersangka M Arianto alias Ari dan NI alias Nurul berada di sana.”

“Begitu melihat kedua tersangka, team langsung melakukan penangkapan dan pengembangan terhadap tersangka lain. Namun pada saat hendak dilakukan pengembangan, tersangka M Arianto alias Ari berusaha melarikan diri.”

“Melihat itu, team kemudian melakukan tembakan peringatan namun tidak diindahkan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan tersangka M Arianto alias Ari dengan cara menembak pada arah bagian betis,” terang Ronni.

Setelah mengamankan tersangka M Arianto alias Ari dan NI alias Nurul, ersonel Unit Idik 4 Ranmor Satreskrim Polrestabes Medan kemudian melakukan pengembangan ke tersangka Suparman alias Amek. Hasilnya, tersangka Amek berhasil ditangkap di Jalan Ngumban Surbakti No I, Kelurahan Simpang Sekata, Kecamatan Medan Selayang.

“Seperti tersangka M Arianto alias Ari, saat hendak dilakukan pengembangan, tersangka Amek ini juga berusaha melarikan diri. Sempat dilakukan tembakan peringatan namun tidak diindahkan sehingga anggota mengejar pelaku dan berhasil melumpuhkannya dengan cara menembak pada arah bagian betis.”

“Saat diinterogasi, tersangka Amek mengakui perbuatannya bersama temannya M Arianto alias Ari dan NI alias Nurul. Peran tersangka Ari dan Amek sebagai eksekutor, mereka yang melakukan pencurian dua unit sepeda motor sekaligus di rumah korbannya di Jalan Bunga Mawar No 62 F, Kelurahan PB Selayang II, Kecamatan Medan Selayang.”

“Sedangkan peran tersangka NI alias Nurul, wanita di bawah umur ini berada di jalan untuk melihat situasi, kemudian setelah berhasil mengambil kedua sepeda motor tersebut para pelaku meninggalkan TKP,” papar Ronni.

Hasil interogasi terhadap para tersangka, sambung Ronni, komplotan ini sudah 8 kali melakukan aksi pencurian sepeda motor masing-masing di wilayah hukum Polsek Delitua 3 kali, Polsek Medan Kota 1 kali, Polsek Patumbak 1 kali dan Polsek Sunggal 3 kali.

Barang bukti yang disita berupa 2 unit sepeda motor yang dipergunakan untuk melakukan aksi pencurian, sparepart sepeda motor yang telah dibongkar, 2 pasang sepatu yang dibeli dari hasil kejahatan, 4 unit handphone, 2 kunci leter T dan rekaman CCTV.

(g.01)

Berikan Komentar