Polsek Kutalimbaru Ringkus Pengguna Sabu di Medan Johor

oleh -814 views
Personel Polsek Kutalimbaru merilis tersangka kasus narkoba dan barang buktinya berupa sabu-sabu

garudaonline – Medan | Personel Reskrim Polsek Kutalimbaru, Medan, Sumatera Utara menangkap seorang pengguna narkotika jenis sabu-sabu, Rabu (18/10/2017) sekitar pukul 12.30 WIB, di Jalan Suka Rindu, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor.

Dari tersangka Ahmad Rivai (31) warga Jalan STM Suka Sari, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor tersebut disita barang bukti 2 bungkus plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu seberat 0,32 gram, 1 unit handphone, 1 jarum suntik, 2 pipet kaca dan 4 pipet plastik.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho SIK SH MHum melalui Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH mengatakan, penangkapan tersangka merupakan hasil pengembangan informasi dari masyarakat yang menyebutkan di tempat kejadian perkata (TKP) kerap dijadikan transaksi narkotika jenis sabu-sabu.

“Informasi tersebut langsung kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan di lokasi. Saat dilakukan surveillance diketahui seorang laki-laki sedang duduk di teras rumah sedang menyiapkan alat isap sabu atau bong dan saat itu satu bungkus plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu di letakkan di lantai,” kata Martualesi Sitepu.

Melihat itu, sambung Martualesi, pihaknya langsung menangkap tersangka serta mengamankan barang bukti yang ada di sekitar tersangka. Saat dilakukan penggeledahan, dari dompet tersangka ditemukan lagi satu bungkus plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu.

Selanjutnya setelah seluruh barang bukti diamankan, tersangka lantas dibawa ke Mapolsek Kutalimbaru guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku sudah 6 bulan mengkonsumsi sabu-sabu. Dia mengaku menggunakan sabu untuk meningkatkan gairah atau semangat.”

“Terhadap tersangka masih kami lakukan pemeriksaan. Dia kami persangkakan dengan Pasal 114 Subs 112 Yo 127 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 5 tahun,” terang Martualesi Sitepu.

(iwan)

Berikan Komentar