Polsek Kutalimbaru Ungkap Perampokan di Namo Rindang

oleh -1.584 views
Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH (kiri) merilis tersangka pelaku percobaan perampokan (2 dari kanan) berikut barang buktinya.

garudaonline – Medan | Personel Reskrim Polsek Kutalimbaru, Medan, Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus percobaan perampokan yang terjadi di peternakan ayam di Desa Sukadame Dusun II Namo Rindang, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Dari penangkapan itu, polisi menangkap seorang dari tiga orang pelaku. Dia adalah, Jumali (25) warga Dusun IV Karya Tani Desa Pantai Cermin Kiri, Kecamatan Pantai Cermin. Sementara dua orang temannya, Wawan dan Opung masih dalam proses pencarian.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho melalui Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH mengatakan, dari penangkapan itu pihaknya menyita barang bukti sepeda motor Kawasaki Ninja BK 6364 UF,
sepotong kayu sepanjang 1 meter, dan sepotong kayu balok parutan kelapa.

Menurut Martualesi, aksi percobaan perampokan dilakukan tersangka bersama dua rekannya DPO pada Jumat (21/72017) sekira pukul 04.30 WIB. Modusnya, pelaku masuk dari jendela belakang dan hendak melumpuhkan korban, Afistory Armada Suranta Ginting alias Mada (20) yang merupakan penjaga kandang di TKP dengan cara memukuli menggunakan kayu.

“Aksi perampokan ini sudah direncanakan tersangka. Dia (tersangka Jumali) merupakan mantan karyawan pemilik usaha peternakan ayam Indra Sembiring, tugasnya sebagai penjaga kandang. Namun baru seminggu kerja, tersangka Jumali membawa lari sepeda motor majikannya itu,” kata Martualesi.

“Setelah kejadian, majikannya mencari tersangka berikut sepeda motornya dan berhasil menemukannya di Pantai Cermin. Nah, setelah ketahuan membawa lari sepeda motor majikannya itu, tersangka memutuskan untuk berhenti bekerja,” tuturnya.

Diduga dendam, tersangka merencanakan pencurian bersama temannya. Kamis (20/7/2017) sekira pukul 18.00 WIB, tersangka dan kedua temannya mendatangi rumah mantan majikannya. Sekira pukul 21.00 WIB, tersangka melihat penjaga kandang bernama Afistory keluar.

Tanpa banyak membuang waktu lagi, tersangka masuk ke dalam rumah dan berhasil mengambil kunti kontak sepeda motor dari bawah tempat tidur lalu keluar. Sekira pukul 04.30 WIB, tersangka kembali masuk dari jendela dan langsung menuju kamar korban.

Selanjutnya secara membabi buta, tersangka memukuli korban hingga tangan kanan korban patah. Korban terkejut dan melakukan perlawanan dengan menggigit jari jempol kiri tersangka dan menjerit minta tolong. Tidak berhasil melumpuhkan korban, tersangka lari lewat pintu belakang.

Selanjutnya warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung menghubungi pihak Polsek Kutalimbaru, dan sekira pukul 10.00 WIB, tersangka berhasil ditangkap.

Terhadap tersangka masih dilakukan pemeriksaan. Dia dipersangkakan dengan Pasal 365 Yo 53 yaitu percobaan curas dengan ancaman 9 tahun penjara.

(g.01)

Berikan Komentar