Prabowo Tegaskan Kekalahannya Bisa Membuat Indonesia Punah

oleh -476 views

garudaonline, Jakarta: Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subiantomemastikan dirinya harus keluar sebagai pemenang dalam Pilpres 2019 mendatang. Prabowo mengatakan jika dia dan para pendukungnya tidak keluar sebagai pemenang, maka negara Indonesia bisa punah.

“Kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah negara ini bisa punah,” kata Prabowo saat menyampaikan pidato di acara Konfernas Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12).

Kepunahan ini bisa terjadi, kata dia, sebab sudah semakin dan terlalu lama para elite berkuasa dengan langkah dan cara yang keliru. Menurut dia, kondisi ini telah menyebabkan tingginya ketimpangan sosial di Indonesia.

Sistem yang salah ini pun menurut dia harus segera diubah dan diselesaikan karena semakin lama justru kian melemahkan negara. “Dan saya katakan, bahwa sistem ini kalau diteruskan akan mengakibatkan Indonesia lemah. Indonesia semakin miskin, dan semakin tidak berdaya, bahkan bisa punah,” ujarnya.

Dia pun mencontohkan, dalam analisis berbagai ahli, penghasilan masyarakat Indonesia saat ini mencapai 4.000 USD per kapita per tahun. Tapi, dari 4.000 USD itu, sambungnya, 49 persen atau setengahnya justru dikuasai hanya sekitar satu persen penduduk Indonesia.

“Jadi kalau kita cabut yang satu persen, kekayaan penghasilan kita setahun tinggal setengahnya yaitu 1.900. Itu kata penasihat saya, Pak Fuad Bawazier. Jadi kalau kita cabut yang satu persen tinggal setengahnya. Kita per kapita bukan 3.800 dolar, tapi setengahnya, 1.900 kurang lebih, 1.900 dolar per kapita, artinya dibagi rata,” kata Prabowo.

Tak hanya itu, dari angka 1.900 itu pun masih ada tanggungan utang yang harus ditanggung oleh setiap warga negara. Bahkan, kata Prabowo, bayi yang belum lahir pun telah mendapat tanggungan utang sebesar Rp9 juta per orang.

“Kita semua punya utang. Bahkan anakmu baru lahir, punya utang. Utangnya kurang lebih, 600 dolar. Jadi iya, utang kamu itu 600 dolar. Kurang lebih 600 dolar itu, berapa ya? Ya sekitar sembilan juta. Anakmu baru lahir, utang sudah sembilan juta,” kata dia.

“Jadi kekayaan kita sebenarnya hanya 1.300 USD per kapita,” kata Prabowo.

Samakan Indonesia dengan Negara Terbelakang

Dengan pendapatan seminim itu, Prabowo pun lantas menyamakan posisi Indonesia saat ini dengan beberapa negara terbelakang yang bahkan sedang menghadapi perang, seperti Rwanda, Afghanistan, Chad, Ethiopia, Burkina Faso dan beberapa negara lainnya.

“Kita setingkat dengan Rwanda, setelah 70 tahun merdeka kita tetap kacau. Negara kita masih setingkat Burkina Faso yang bahkan laut aja enggak punya,” katanya.

Hal inilah, kata Prabowo yang tak pernah mau diakui oleh para elite negara saat ini. Maka untuk mengubah keadaan, pihaknya harus memenangkan kontestasi Pilpres 2019 mendatang. “Saudara-saudara ini yang tidak pernah diakui oleh elite kita karena itu tidak ada jalan lain kita harus memenangkan pemilihan 2019,” katanya. (CNN/voshkie)

Berikan Komentar