PSMS-Persebaya, Sanksi Menanti Akibat Nyala Flare di Tribun Utara

oleh -868 views

garudaonline, Medan: Di penghujung laga dramatis PSMS melawan Persebaya, tak dinyana flare menyala di tengah Stadion Teladan, Sabtu (1/12) malam. Ini membuat kemenangan yang diraih dengan tetes peluh keringat para pemain harus tercoreng oleh ulah konyol suporter.

Berdasarkan pantauan awak media, memasuki menit ke 88, tiba-tiba asap membumbung disertai cahaya berwarna merah. Aksi menyalakan Flare ini dilakukan suporter yang berada di tribun utara.

Sejak awal memang situasi tribun utara sudah mulai panas.

Wasit sempat menghentikan pertandingan sementara. Karena asap memenuhi lapangan dan membuat jarak pandang pemain terbatas.

Para polisi yang berjaga di pagar juga sempat memarahi para suporter. Namun mereka acuh. Flare tetap menyala.

Selain flare, suporter juga melontarkan nyanyian-nyanyian berisi kata kata makian. Lagi-lagi makian itu untuk Sekretaris PSMS Julius Raja.

Makian itu beberapa kali terdengar sepanjang pertandingan berlangsung.

Striker PSMS Medan Frets Butuan angkat bicara. Prajurit TNI itu menganggap, suporter menyalakan flare karena terlalu senang dengan kemenangan PSMS dengan skor 4-0.

Namun Frets juga meminta, agar suporter tidak seperti itu. Karena bisa membuat PSMS didenda oleh Komdis PSSI.

“Ke depan jangan sampai seperti itu jika ada laga kandang lagi,” ungkapnya.

Usai pertandingan, lagi-lagi tribun utara yang bikin ulah. Mereka terlibat kericuhan dengan beberapa polisi yang beejaga.

Bahkan sempat terjadi aksi lempar botol air mineral dan batu dari atas tribun. Beberapa suporter juga melempari petasan ke arah polisi.

Beruntung kericuhan dapat diredam. Polisi yang ada di dalam tribun menarik diri. Penonton pun berhasil keluar dengan tertib.

Persebaya mengalami kekalahan terbesarnya saat bersua PSMS Medan. Tim Bajul Ijo tidak memujukkan kualitasnya malam ini. Mereka bermain dalam keadaan begitu tertekan. (dfnorris)

Berikan Komentar