Pulang Salat Tarawih, Istri Ketua Wartawan Unit Polrestabes Medan Dirampok

oleh -346 views
Korban memperlihatkan surat tanda laporan polisi

garudaonline – Medan | Novia Kanti (49), istri Ketua Wartawan Unit Polrestabes Medan, Drs Iwan Suherman menjadi korban perampokan ketika melintas di Fly Over Amplas, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (29/5/2019) malam.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian berupa 1 unit tas jinjing berisi uang sebanyak Rp800 ribu, 2 unit handphone jenis Samsung J7 dan Nokia serta kain telekung.

Kepada wartawan korban mengaku bermaksud pulang sekembalinya dari melaksanakan ibadah salat tarawih di Tanjung Morawa.

Korban bersama anaknya berboncengan mengendarai sepeda motor dari Tanjung Morawa menuju kediamannya di Jalan Sisingamangaraja Gang Perbatasan, Medan.

“Namun begitu melewati Fly Over tepatnya depan Rumah Sakit Mitra Medika dua orang pria (pelaku) memepet sepeda motor saya,” ujar korban, Kamis (30/5/2019) sore.

Setelah mendekat, pelaku langsung merampas tas korban. Korban yang tidak mau kehilangan tas miliknya, dengan sekuat tenaga mencoba mempertahankannya.

Tak mau kalah, pelaku mengeluarkan sebilah pisau dan mengayunkannya ke arah korban. Melihat itu, korban hanya bisa terdiam ketakutan.

“Pelaku memotong tali tas saya,” katanya.

Begitu menguasai harta korban, kedua pelaku yang diduga kerap beraksi di kawasan Fly Over Amplas kabur melarikan diri.

Sedangkan korban mencoba mengejar sambil berteriak maling. Namun pelaku keburu kabur tancap gas menuju arah Jalan Tritura, Medan.

Tak pelak, atas kejadian ini korban malam itu juga mendatangi Polsek Patumbak untuk membuat laporan.

Namun, karena korban tidak membawa ktp dan kotak hp maka, korban diarahkan untuk membuat laporan keesokan harinya (Kamis).

Selanjutnya, korban kembali datang membuat laporan yang teregistrasi di nomor laporan STPL -410/V/2019/SU/Polrestabes Medan/Sek.Patumbak yang diterima An Kepala SPK “A” Ipda Eduard H Manik tertanggal 30 Mei 2019.

Dikesempatan itu korban yang merupakan istri wartawan salah satu media cetak terbitan di Medan berharap pengaduannya ditindaklanjuti hingga pelakunya ditangkap.

Menurut korban, pelakunya diduga pemuda yang sering nongkrong di depan galon SPBU dan Swalayan yang lokasi berada di depan kantor KUA Medan.

“Mulai dari Tanjung Morawa Sampai Mapolda Sumut saya aman-aman saja. Begitu melintasi fly over mulai ada yang ngikuti saya dan sampai saya dirampok,” ujar korban.

Herannya sebut korban kedua pelaku tak pakai helm dan yang diboncengan hanya memakai celana pendek. Ia pun meyakini pelaku yang merampoknya sering nongkrong di kawasan Amplas.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Budiman Simanjuntak mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban dan akan segera menindaklanjutinya.

“Akan kita proses lebih lanjut,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Berikan Komentar