Pungli Bidan PTT, Plt Kadis Kesehatan Labuhanbatu Diadili

oleh -1.175 views

garudaonline – Medan | Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbat Asrarul Hayat Nasution diadili di Pengadilan Tipikor Medan, Jumat 8 September 2017. Dia didakwa melakukan pungutan liar senilai Rp 139 juta terhadap sejumlah bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang akan diangkat menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).

Dalam dakwaan JPU Daniel Sihotang menyebutkan terdakwa yang juga merangkap sebagai Sekretasi Dinas Kesehatan Labuhanbatu itu ditangkap oleh Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Polres Labuhanbatu bersama Satgas Saber Pungli Pemkab Labuhanbatu pada pada Kamis 9 Maret jam 20.00 WIB

Saat itu terdakwa ditangkap di kediamannya di Jalan Kancil No 6, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Rantau Selatan saat menerima gratifikasi dari salah seorang bidan PTT. Terdakwa menerima uang secara bertahap dari para bidan PTT dengan jumlah antara Rp6 juta sampai Rp7 juta.

Modus operasi terdakwa dengan cara menghubungi para bidan PTT yang sudah lulus ujian dan akan diangkat menjadi CASN. Biaya itu diminta terdakwa untuk keperluan pengiriman berkas para bidan PTT ke BKN Kanreg VI Medan dan BKN Pusat melalui BKD Kabupaten Labuhanbatu.

Setelah terkumpul, uang disimpan terdakwa dalam brankas rumahnya. Terdakwa menyimpan 14 gepok duit pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu yang totalnya mencapai Rp139.550.000 serta lembaran catatan daftar nama-nama bidan PTT yang bisa dikondisikan dan yang tidak bisa dikondisikan.

Dalam penangkapan itu, juga disita amplop berkop Dinas Kesehatan Pemkab Labuhanbatu dari Salawati istri Jumianto, empat lembar kartu peserta ujian pengangkatan bidan PTT jadi calon ASN (ujian 19 Juli 2016) atas nama Nurhasanah, Elpidayani Hasibuan, Desi Andriani Siregar dan Nuraini.

“Terdakwa dengan sengaja menerima gratifikasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 12 huruf b UU tahun 2001 atas perubahan UU RI No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Para bidan PTT yang memberi uang kepada terdakwa akan dihadirkan sebagai saksi,” pungkas JPU.

(Fidel)

Berikan Komentar