Ayah Merokok, Anak Berisiko Infeksi Paru-Paru

oleh -371 views

garudaonline | Merokok tak hanya membahayakan kesehatan si perokok itu sendiri, tetapi juga orang-orang di sekitarnya. Contohnya, jika seorang ayah sering merokok di rumah, anak berisiko terkena penyakit infeksi pada paru, yaitu pneumonia.

Dokter spesialis respirasi anak dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, Prof. dr. Cissy Kartasasmita, SpA (K) mengungkapkan, kerap ditemui kasus anak terserang pneumonia dan ternyata sang ayah sering merokok di rumah.

“Meskipun merokok di luar rumah, tapi setelah itu masuk ke dalam rumah, bajunya kan masih bau rokok. Lalu, bayi digendong. Zat sisa-sisa rokok di baju itu bisa merusak,” ujar Cissy dalam diskusi Peringatan Hari Pneumonia Sedunia di Jakarta.

Cissy menjelaskan, paparan zat beracun dari rokok yang terhirup anak secara tak sengaja akan merusak keseimbangan daya tahan di pernapasan. Mulanya, zat berbahaya dari rokok itu merusak silia atau rambut halus yang berfungsi menyaring benda asing masuk ke tubuh. Jika sering terpapar asap rokok, fungsi silia tersebut bisa terganggu.

“Silia itu seperti sapu. Ketika rusak, sudah enggak berfungsi, jadi benda asing masuk, membuat dahak mengumpul, anak jadi batuk,” jelas Cissy.
Bakteri penyebab pneumonia akhirnya juga akan mudah menginfeksi anak. Anak-anak, khususnya di bawah usia lima tahun belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik seperti orang dewasa.Selain karena paparan asap rokok, anak juga lebih berisiko pneumonia jika tidak mendapat ASI eksklusif, berat badan lahir rendah, kurang gizi, paparan polusi udara, hingga tidak imunisasi.

Pneumonia sampai saat ini menjadi penyebab kematian tertinggi pada balita. Berdasarkan data UNICEF, ada 5,9 juta anak di bawah usia lima tahun yang meninggal dunia tahun 2015.Dari jumlah tersebut, 15 persen atau 920.136 anak meninggal karena pneumonia. Dengan kata lain, ada lebih dari 2.500 balita per hari yang meninggal karena pneumonia.

Lihat saja kandungan berbahaya yang terdapat dalam sebatang rokok. Lebih dari 4000 bahan kimia terdapat di dalamnya. Ratusan di antaranya zat beracun, dan sekitar 70 bahan dapat mengakibatkan kanker. Bahan-bahan berbahaya yang terdapat dalam sebatang rokok antara lain:
– Karbon monoksida
Zat yang biasa ditemukan pada asap knalpot mobil ini bisa mengikat diri pada hemoglobin dalam darah secara permanen, sehingga menghalangi penyediaan oksigen ke tubuh. Kondisi semacam ini akan membuat kamu cepat lelah.
– Tar
Ketika sedang merokok, kandungan senyawa tar pada rokok akan ikut terisap. Kemudian tar akan mulai mengendap di paru-paru dan berdampak negatif pada kinerja rambut kecil yang melapisi paru. Padahal rambut halus itu bertugas membersihkan kuman atau apapun yang keluar dari paru-paru.
– Gas oksida
Sesuai dengan namanya, gas ini bisa bereaksi dengan oksigen. Keberadaannya dalam tubuh lebih meningkatkan pada risiko stroke dan serangan jantung akibat penggumpalan darah yang terjadi.
– Benzene
Zat yang sering ditambahkan pada bahan bakar minyak ini sangat berpotensi merusak sel di tingkat genetik. Zat benzene sering dikaitkan dengan penyebab kanker seperti kanker ginjal dan bahkan leukimia.

Selain bahan-bahan di atas, masih ada banyak bahan berbahaya lain pada sebatang rokok. Seperti misalnya arsenic (digunakan untuk pestisida), toluene (ditemukan pada pengencer cat), formaldehyde (dipakai untuk mengawetkan mayat), hydrogen cyanide (digunakan untuk membuat senjata kimia), dan terakhir adalah cadmium (dipakai untuk membuat baterai).(BBS)

Berikan Komentar