Mengenal Berbagai Narkoba, Gejala dan Dampaknya

oleh -326 views

garudaonline – Narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) sudah menjadi masalah darurat di tanah air. Berbagai narkoba jenis baru juga terus bermunculan. Penggunanya, generasi muda hingga ke tingkat sekolah dasar.

Dilansir bidang promosi kesehatan Dinas Kesehatan Kota Depok, ada beberapa jenis narkoba, dampaknya bila dikonsumsi, hingga gejala penggunanya. Sekali saja pengguna mengkonsumsi dengan dosis tak terhingga, maka maut pasti mengintai.

1. Ganja
Dikenal dengan istilah marijuana, cimeng, gelek, dan hasis. Seseorang pengguna ganja biasanya terlihat murung, tegang, mudah marah, dan merasa cemas berlebihan. Dampaknya, motivasi rendah dan sulit dikendalikan, depresi dan paranoid, serta gangguan persepsi dan berpikir.

2. Ekstasi
Dikenal dengan istilah inex, flash, dolar, flipper, hammer. Seseorang pengguna ekstasi akan merasa cemas berlebihan, depresi, paranoid, kehilangan sensitifitas akal sehat dan kesadaran. Kematian dapat terjadi karena gangguan pembuluh darah jantung, dehidrasi, dan pecahnya pembuluh darah otak. Akibatnya akan mengalami kerusakan ginjal, hati, dan otak. Kehilangan ingatan dalam jangka waktu yang lama, menggigil, berkeringat, dan muntah. Serta tidak mampu berpikir, melihat dan menyelaraskan fungsi tubuh.

3. Kokain
Dikenal dengan istilah crack, daun koka, pasta koka. Seseorang yang mengkonsumsi kokain mudah marah, depresi, cemas, dan gelisah. Mereka kehilangan gairah untuk melakukan sesuatu. Akibatnya dapat memicu jantung, stroke dan gagal ginjal. Perilaku agresif, gemetar berlebihan, pandangan kabur dan berhalusinasi.
4. Heroin
Dikenal juga dengan istilah white, smack junk, serbuk putih, medicine. Seseorang yang overdosis bisa berujung kematian karena pusat pernapasan di otak tertekan dan lumpuh. Gejalanya sulit tidur, mata dan hidung berair, mudah marah dan gelisah, tremor dan kram tubuh, menggigil dan berkeringat, diare dan muntah.
5. Katamine
Dikenal dengan istilah Kitkat K, Spesial K. Overdosis narkoba jenis ini menyebabkan kesulitan bernapas dan kematian. Gejalanya sulit tidur, depresi dan mudah marah atau tersinggung, sering menguap. Dampaknya sulit menggerakkan tubuh, gangguan persepsi, pendengaran, penglihatan, penciuman, sentuhan, dan rasa hingga berhalusinasi.

6. Shabu
Dikenal juga dengan methamphetamine. Overdosis memakai shabu bisa menyebabkan kematian karena pecahnya pembuluh darah di otak. Gejalanya merasa lapar, cemas, depresi dan marah, serta susah tidur. Dampaknya terjadi gangguan fungsi hati, ginjal dan urat saraf. Perilaku abnormal dan mudah bingung. Berkhayal dan berhalusinasi. Mudah cemas dan marah.

7. Inhalants
Digunakan dengan cara dihisap atau dihirup. Contohnya lem aica aibon. Hirupan mendadak dapat menyebabkan serangan jantung, pecahnya pembuluh darah di otak hingga kematian. Gejalanya pusing, gemetar, mudah marah, dan sulit tidur. Dampaknya akan terjadi kerusakan permanen pada otak, hati, dan ginjal. Cenderung mengalami pendarahan pada hidung atau mimisan. Kehilangan ingatan, sulit belajar dab melihat sesuatu secara jelas. Kram, nyeri, dan batuk parah. (berbagai sumber)

Berikan Komentar