Aksi 212 Bukan Aksi Anti NKRI dan Kebhinekaan

oleh -356 views

garudaonline – Medan | Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Habib Rizieq Syihab menegaskan aksi 212 yang berlangsung kemarin bukan aksi anti NKRI dan juga bukan aksi anti Pancasila. Aksi 212 itu, murni aksi penegakan hukum terhadap penista agama.

“Saya tegaskan, aksi 212 bukan aksi anti NKRI bukan anti pancasila, bukan aksi merusak Bhineka Tunggal Ika. Aksi 212 juga¬† bukan aksi anti Cina, bukan aksi anti Kristen dan bukan aksi Sara,” ujar Imam Besar FPI itu di Medan, Sumatera Utara, Rabu (28/12/2016).

Dia meminta pengertian dari seluruh umat beragama apapun agamanya jangan sampai aksi 212 kemarin disalah persepsikan. Karena itu, umat Islam di Indonesia jangan sampai terjebak penyesatan opini terkait aksi 212 kemarin. Ia meminta agar umat Islam waspada dengan adu domba.

“Seolah-olah aksi 212 itu aksi anti kristen karena yang dituntut adalah orang Kristen atau aksi anti Cina karena yang dituntut orang Cina, tidak begitu. Tujuan kedatangan kami ke Medan, untuk bersilaturahim dengan para ulama dan para tokoh agama serta tokoh adat sekaligus bertemu masyarakat di Sumut melalui tablig akbar di Masjid Agung untuk meluruskan persepsi masyarakat akan aksi 212,” ungkapnya.

Habib Rizieq juga menjelaskan hubungan umat Islam dengan masyarakat Tionghoa di Jakarta sangat dekat.

“Bahkan besok kami punya janji dengan perkumpulan Tionghoa lintas agama besok rame-rame mereka datang ke pondok pesantren saya yang ada di Bandung untuk berdialog,” ucapnya.

(fidel)

Berikan Komentar