Ini Dia Surat Terbuka Habib Acin Muhdor untuk Habib Rizieq

oleh -850 views

garudaonline – Jakarta | Aksi ‘Bela Islam Jilid II’ yang akan dilakukan Front Pembela Islam (FPI) pada 4 November mendatang di bawah komando Habib Rizieq ternyata tidak didukung seratus persen oleh habib lainnya.

Salah satunya adalah Habib Acin Muhdor yang menulis surat terbuka untuk Imam Besar FPI ini yang disebarluaskan via Whats’up dan menjadi viral di jagat medsos.

Surat terbuka yang ditulis Habib Acin Muhdor cukup menohok. Dalam surat terbuka tersebut, Habib Acin menegaskan bahwa tidak semua habib sependapat dengan sikap dan pandangan Habib Rizieq, termasuk dirinya sendiri.

Menurut Habib Acin, pernyataan dan aksi-aksi Habib Rizieq bisa menyulitkan posisi banyak habib di pelosok-pelosok yang tidak tahu apa pun tentang Pilgub DKI dan agenda-agenda FPI.

“Mungkin Anda merasa benar dengan tindakan-tindakan Anda, dan itu hak Anda. Tapi itu bukan alasan yang bisa dijadikan dasar untuk mengabaikan efek-efek negatif yang dirasakan oleh habib-habib yang tidak berpandangan seperti Anda, itu pun hak mereka,” tegas Habib Acin dalam surat terbuka yang ditulisnya.

Ia melanjutkan dengan melontarkan sebuah pertanyaan kepada Habib Rizieq.

“Pernahkah Anda berpikir bahwa cara santun dan lembut lebih mengundang simpati yang lebih luas demi mencapai tujuan-tujuan yang Anda harapkan?

Pernahkah terlintas di benak Anda bahwa ada kemungkinan salah dalam tindakan Anda? Apa yang Anda yakini benar belum tentu benar menurut orang lain.

Anda tidak mewakili wahyu. Pandangan Anda relatif. Pandangan-pandangan Anda meski didasarkan pada ayat atau riwayat, tetaplah hanya satu dari banyak penafsiran,” ungkap Habib Acin.

Lebih jauh Habib Acin bertanya kembali melalui surat terbukanya.

“Pernahkah terlintas di benak Anda bahwa ucapan dan pilihan kata yang terlontar itu tidak akan bisa dianulir karena tidak semua telinga yang mendengar bisa memahaminya dengan tepat dan baik. Penghinaan, hatespeech, pemelesetan nama dan kata-kata yang bisa diartikan sebagai pernyataan rasial justru bertentangan dengan tujuan-tujuan mulia Anda,” lanjutnya.

Habib Acin tak serta-merta hanya menegur Habib Rizieq, ia pun memberikan saran kepada imam besar FPI itu.

“Yang perlu Anda lakukan adalah mengelola mereka dengan baik (FPI) dan mensterilkan dari unsur-unsur penyusup yang justru melakukan pembusukan atau upaya-upaya untuk merusak citra Anda dan organisasi Anda.”

Meski Habib Acin berseberangan dengan Habib Rizieq, di akhir surat terbukanya ia menyatakan bahwa surat ini ditulis karena rasa hormat dan optimismenya.

“Bahwa Anda akan berlapang dada untuk menerima kritik konstruktif dari seorang yang tidak punya kepentingan apa pun, baik pro maupun kontra dengan Anda,” tutupnya.(Kr)

Berikan Komentar